Suara.com - Seorang mantan perenang Inggris harus tidur di kuburan setelah kehilangan pekerjaan dan tidak bisa mendapatkan uang pensiunannya.
Menyadur The Sun, Rabu (3/3/2021) Laraine McHendrie pernah mewakili negaranya dalam kompetisi renang di seluruh dunia.
Menurut MyLondon, wanita 64 tahun itu kehilangan semua keuangannya dan telah hidup dengan sama sekali tidak memiliki uang.
Mantan perenang Inggris itu pensiun pada akhir 1990-an, setelah menghabiskan hidupnya tinggal di luar negeri dan bekerja sebagai pengasuh dan pekerja sosial.
Laraine (dibaca 'Lorraine) pernah belajar di universitas di London dan memperoleh gelar dari Universitas McGill yang bergengsi di Kanada.
"Sayangnya saya kehilangan uang saya (pensiunan). Saya berakhir dalam situasi saya sebenarnya karena perubahan dalam sistem, dan pencurian dan penipuan dan hal-hal lain seperti itu.
Laraine mengaku telah membayar ke sistem jaminan sosial sejak usia 14 tahun dan ia sudah saya bekerja dalam segala hal sejak usia 11 tahun.
"Tapi mereka mengubah usia pensiun, jadi sekarang menjadi 66. Jadi dua uang pensiun yang saya bayarkan dipindahkan, jadi saya tidak memenuhi syarat untuk itu," jelas Laraine.
"Ini adalah dunia yang sama sekali berbeda sekarang - di mana Anda menantikan masa pensiun Anda dan Anda membayar ke dalam sistem, dan itu diambil dari Anda." sambungnya.
Baca Juga: Satgas Bergerak, Antisipasi Varian Baru Covid-19 Asal Inggris di Indonesia
Setelah dia kehilangan apartemen, harta benda, dan uangnya, Laraine meminta bantuan ke pihak penjamin sosial dan mengunjungi kantornya setiap hari selama lebih dari sebulan, mencoba membuktikan bahwa dia tinggal di London.
Karena sebelumnya dia tidak memiliki masalah kesehatan mental atau anak di bawah 16 tahun, mantan perenang itu tidak memenuhi syarat untuk mendapatkan bantuan dan perumahan sosial.
Akhirnya, Laraine menjadi tunawisma, karena dia tidak punya keluarga, uang, atau tempat tinggal. "Jadi selama empat tahun terakhir, saya sama sekali tidak punya uang."
Mantan perenang itu menambahkan bahwa dia beruntung masih bisa makanan dari sumbangan yang diberikan sejumlah pihak secara sukarela.
Vicki Mcgarrigle dan Monica White, sukarelawan untuk amal tunawisma Under One Sky (UOS), telah mencoba membantu Laraine untuk bangkit melalui situs penggalangan dana GoFundme.
"Dia hampir tidak pernah mengeluh. Dia tidak minum atau menyalahgunakan zat apa pun. Dia bahkan tidak bersumpah, dan keyakinannya telah membuatnya tetap kuat, tetapi wanita seusianya sama sekali tidak boleh berada di jalanan," jelas Vicki.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara