Suara.com - Sebanyak empat orang saksi dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang lanjutan kasus penyerahan dan pembunuhan atas terdakwa John Kei dan beberapa anak buahnya, Rabu (3/3/2021) hari ini. Salah satu saksi bernama Yosef T mengaku sempat mendapat perintah dari John Kei untuk menghabisi nyawa pamannya, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei.
Merespons hal itu, ketua tim kuasa hukum John Kei Cs, Anton Sudanto mengatakan, keterangan saksi begitu berbelit-belit. Tak hanya itu, keterangan saksi juga terkesan inkonsistensi.
"Ternyata saksi berbelit-belit hari ini, kami lihat saksi ini konsisten dalam inkonsistensi dia (Yosef)," kata Anton usai sidang.
Anton melanjutkan, tiga dari empat saksi kali ini terkesan tidak dapat menjelaskan dan menunjukan bukti jika John Kei memberikan perintah untuk melakukan pembunuhan. Mereka, lanjut Anton, bahkan tidak berada di lokasi kejadian.
"Sekarang ada saksi empat, bahkan tiga saksi tidak tahu apa-apa, tidak ada di kejadian, dan tidak ada di tempat. Ada satu saksi mengaku-aku ada di rumah John Kei, padahal anak-anak John Kei tak ada itu di pembuktian," jelasnya.
Anton melanjutkan, dalam suatu peristiwa pidana, pembuktian harus benar-benar ditegakkan. Dia menyebut, tanpa adanya bukti, sudah sepatutnya John Kei Cs tidak ditahan.
"Ingat, dalam pidana itu pembuktian harus lebih terang dari cahaya, jangankan kasus besar, kasus kecil saja kalau tak ada bukti tak boleh orang di penjara karena ada hak konstitusional orang di sana," tutup Anton.
Disuruh Bunuh Paman
Yosef mengaku sempat mendapat perintah dari John Kei untuk menghabisi nyawa pamannya, Nus Kei. Dia mengaku sempat dihubungi oleh John Kei dan diminta untuk menghadap. Tak hanya itu, sempat digelar sebuah rapat dalam usaha menghabisi nyawa Nus Kei pada Maret 2020.
Baca Juga: John Kei Cs Ngakak di Sidang, Keponakan Nus Kei: Saya Santet Kalian Semua!
"Pertama-tama merencanakan terhadap pembunuhan om saya, Nus Kei," kata Yosef menjawab pertanyaan hakim ketua Yulisar yang bertanya perihal rapat.
Yosef melanjutkan, perintah untuk membunuh Nus Kei keluar langsung dari mulut John Kei. Dengan berat hati, Yosef mengaku mengatakan kata 'siap' dihadapan John Kei.
"'Apakah kamu siap bunuh? Berani membunuh Nus Kei? Dengan berat hati saya katakan siap," papar Yosef.
Hakim ketua Yulisar pun memastikan apakah benar sosok John Kei memberi perintah untuk melakukan pembunuhan. Yosef tanpa ragu membenarkan hal tersebut
"Saudara menerima perintah dari John Kei untuk membunuh Nus Kei?" tanya hakim Yulisar.
"Iya," kata Yosef.
Berita Terkait
-
Daftar Napi Kakap Dapat Diskon Hukuman HUT RI: Mario Dandy, John Kei dan Koruptor Terima Remisi
-
Kontroversi di Balik Jeruji: John Kei, Ronald Tannur, dan Shane Lukas Terima Remisi Kemerdekaan
-
Ironi Kemerdekaan: Dinilai 'Berkelakuan Baik', Pembunuh Dini Sera, Ronald Tannur Dapat Remisi
-
Mengenal 3 Sosok "Raja" Debt Collector Paling Ditakuti, Sisi Kelam Penagihan Utang di Indonesia!
-
Umar Kei Siapanya John Kei? Kalahkan Gen Halilintar Punya 24 Anak dari 3 Istri
Terpopuler
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- 5 Motor Listrik Terbaik Buat Ojol: Jarak Tempuh Jauh, Harga Terjangkau, Mesin Bandel
- 6 Bedak Padat untuk Makeup Natural dan Anti Kusam, Harga Terjangkau
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- 5 Motor Listrik Fast Charging, Bebas Risau dari Kehabisan Baterai di Jalan
Pilihan
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
Terkini
-
Tinjau Aceh Tamiang, Tito Karnavian Pastikan Penanganan Pengungsi Dipercepat
-
SBY Hadiri Upacara Pelepasan 3 Jenazah Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Haru Saat Hampiri Keluarga
-
Prabowo Beri Ucapan Belasungkawa ke Keluarga dan Penghormatan ke 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Puluhan Siswa di Duren Sawit Diduga Keracunan Makanan, BGN Minta Maaf dan Tanggung Biaya Pengobatan
-
Gugur Akibat Serangan Artileri di Lebanon, Jenazah 3 Prajurit TNI Tiba di Bandara Soetta Sore Ini
-
Jangan Tergiur Jalur Cepat! Ini Risiko Fatal Berhaji Pakai Visa Ziarah
-
Buntut 72 Siswa Diduga Keracunan, BGN Stop Operasional SPPG Pondok Kelapa Tanpa Batas Waktu
-
Tragedi Jembatan B1 Iran: Jumlah Korban Jiwa Serangan AS-Israel Kini Capai 13 Jiwa
-
3 Personel UNIFIL RI Terluka Lagi di Lebanon, Kemlu: Serangan Berulang Ini Tidak Dapat Diterima!