- Polisi telah memeriksa enam saksi terkait pembunuhan Ketua DPC Partai Golkar Maluku Utara, Agrapinus Rumatora atau Nus Kei.
- Dua terduga pelaku telah tiba di Polda Maluku untuk menjalani pemeriksaan lanjutan serta proses gelar perkara hukum.
- Pelaku melakukan pembunuhan tersebut sebagai aksi balas dendam atas kematian saudara mereka yang terjadi tahun 2020 lalu.
Suara.com - Polisi telah memeriksa sebanyak 6 orang saksi dalam perkara pembunuhan terhadap Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Golkar Maluku Utara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei.
Kabid Humas Polda Maluku Kombes Rositah Umasudi mengatakan, kedua pelaku saat ini juga telah diterbangkan dari Bandara Kibrah menuju Bandara Pattimura, yang berada di Kota Ambon.
“Polres Maluku Tenggara telah melakukan pemeriksaan saksi-saksi sebanyak 6 orang untuk penanganan kasus tersebut dan pada hari ini kedua terduga pelaku sudah diterbangkan dari bandara kibrah menuju ke Bandara Pattimura dan tadi siang telah tiba di Kota Ambon,” kata Rositah, saat dikonfirmasi, Senin (20/4/2026).
Saat ini, lanjut Rositah, kedua pelaku tengah menjalani pemeriksaan lanjutan di Direktorat Krimum Polda Maluku.
Setelahnya, bakal dilakukan gelar perkara untuk meningkatkan status penyelidikan ke tahap penyidikan.
“Dijadwalkan hari ini akan dilakukan proses gelar perkara untuk tingkatan status dari pelaku kepada tersangka di lakukan di pas setelah penyidikan atau pemeriksaan lanjutan ini. Jadi untuk kedua terduga pelaku akan dilakukan penahanan nanti di urutan Polda Maluku,” jelasnya.
Adapun pasal yang bakal ditetapkan terhadap kedua pelaku yakni Pasal 459 yumto 20 huruf c dan atau pasal 458 ayat 1 junto 20 huruf c dan atau pasal 262 ayat 4 undang-undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 KUHP.
“Ancaman hukuman terhadap kedua terduga pelaku adalah hukuman mati seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara,” tandasnya.
Rositah sebelumnya juga mengatakan, jika kedua pelaku melakukan membunuh Nus Kei karena ingin membalas dendam.
Baca Juga: Bahlil Berduka Nus Kei Tewas Ditikam, Instruksikan Sekjen Golkar Kawal Kasus Hingga Tuntas
“Untuk motif berdasarkan hasil pemeriksaan adalah balas dendam,” kata Rositah.
Dia menambahkan, kedua pelaku dendam terhadap korban lantaran Nus Kei disebut sebagai otak pembunuhan terhadap saudara kedua pelaku, yakni Fenansius Wadanubun alias Dani Holat.
Saat itu Dani menjadi korban pembunuhan di samping apartemen Metro Galaxi, Kalimalang, Bekasi pada 2020 silam.
“Kedua pelaku dendam karena korban Nus Kei adalah otak dibalik pembunuhan saudara kedua pelaku, Fenansius Wadanubun alias Dani Holat, yang terjadi pada tahun 2020 di Jakarta samping apartemen Metro Galaxi Kalimalang Bekasi,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Bahlil Berduka Nus Kei Tewas Ditikam, Instruksikan Sekjen Golkar Kawal Kasus Hingga Tuntas
-
Nus Kei Tewas Ditikam, Jejak Perseteruan Maut Paman vs Keponakan yang Berakhir Tragis
-
Nus Kei Siapanya John Kei? Ini Silsilah Keluarga dan Riwayat Konfliknya
-
Terkuak! Motif Pelaku Habisi Nyawa Nus Kei, Dendam Kesumat Pembunuhan Bekasi 2020
-
Profil Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, Ketua Golkar Maluku Tenggara yang Tewas Ditikam
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
Terkini
-
Tsukuru Tazaki Tanpa Warna dan Tahun Ziarahnya: Perjalanan Berdamai dengan Luka Masa Lalu
-
Kena OTT KPK, Bupati Lombok Barat Punya 24 Aset Properti Tersebar di Berbagai Daerah
-
PPA Sulsel: Pelaku Kekerasan Anak Harus Diproses Hukum
-
Dampingi UMKM hingga Raih Izin Resmi, Inilah Upaya BRI Perkuat Ekonomi Lokal
-
Potret Akses Pendidikan di Aceh Barat, Guru dan Siswa Seberangi Sungai Lewat Kabel Baja
-
Cara Cabut Berkas Motor Terbaru, Ini Syarat dan Langkah Praktisnya Biar Nggak Ribet
-
Oppo Find X10 Series Dikabarkan Direvisi, Pro Max Berpotensi Gantikan Varian Ultra
-
Dikira Rehat Saat Cari Nafkah, Sopir Truk Tebu di Malang Ditemukan Meninggal dalam Kabin
-
Mengejar Pajak Motor Sampai Pertamina, Giliran Koruptor Hanya Kias Semata
-
4 Zodiak yang Menarik Keberuntungan Melimpah Hari ini 21 Juli 2026