Suara.com - Seorang pemuda, yang diyakini tewas oleh tenaga kesehatan, menjadi hidup dan mengalami sedikit pelarian dari menjalani postmortem di kota Mahalingapura Rabakavi-Banahatti taluk, Senin (1/3/2021).
Shankar Shanmukh Gombi (27), dari Mahalingapur, terluka parah saat kecelakaan lalu lintas pada Sabtu (27/2/2021) dan dirawat di rumah sakit swasta di Belagavi untuk perawatan.
Dokter di rumah sakit di Belagavi melepaskannya dari ventilator mengatakan dia akan segera mati.
"Kami membawanya dengan ambulans pada Minggu malam ke pemerintah rumah sakit di Mahalingapur. Staf di rumah sakit pemerintah menyatakan dia meninggal dan mengirim mayatnya untuk postmortem," ujar anggota keluarga, dilansir laman Times of India, Kamis (4/3/3021).
Namun, dia menambahkan, seorang perwira senior di ruang postmortem yang sedang mempersiapkan prosedur mengatakan bahwa dia mengamati gerakan.
"Setelah diperiksa lebih dekat, ternyata dia masih hidup,” kata keluarga anggota.
Petugas kesehatan Taluk Dr G S Galagali mengatakan bahwa dirinya sudah diberitahu pemuda tersebut sudah mati.
“Sesuai permintaan keluarganya anggota, kami mengunjungi rumah sakit dan menemukan bahwa dia sedang menjabat tangannya dan kaki," ujarnya.
Ketika diperiksa kembali dengan saksama, ditemukan dia masih hidup.
Baca Juga: Gagal Gasak Uangnya, Komplotan Pencuri Bawa Pulang Mesin ATM
"Sekarang dia sudah dirawat di rumah sakit swasta untuk perawatan lebih lanjut,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Tidak Cuma Cemari Lautan, Plastik Ternyata Juga Bisa Menjadi Polutan Udara
-
Seorang Wanita Tega Bunuh Pacar, Sewa Pembunuh Bayaran dengan Imbalan Seks
-
Sabung Ayam, Pria Ini Malah Terbunuh Ayam Jagonya Sendiri
-
Tragis! Pria Ini Terbunuh Ayam Jago Aduan Piaraannya Sendiri
-
Masuki Era Mobil Listrik, Osamu Suzuki Undur Diri
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT