Suara.com - Seorang pendeta gay di Gereja Ortodoks Rusia kabur ke Belanda karena mendapat tekanan setelah mengakui orientasi seksualnya.
Menyadur Russia Today Senin (08/03), Alexander Usatov adalah seorang mantan ulama di Keuskupan Rostov dan Novocherkassk di selatan Rusia.
Pria ini meninggalkan jabatan karena orientasi seksualnya dan mengaku mendapat pelecehan dan ancaman pembunuhan di dalam lingkungan gereja.
Dengan bantuan aktivis gay di Uni Eropa ia bisa meninggalkan Rusia dan sekarang tinggal di Belanda. Kini ia kembali menarik perhatian atas postingannya di situs web 'Snob.'
"Saya tidak bisa bertahan dalam sistem gereja, bukan hanya karena saya menjadi seorang ateis. Saya gay dan tidak pernah merasa aman," tulisnya.
"Di satu sisi, semua orang tahu tentang keberadaan lobi gay dan peluang untuk membuat karier yang mudah setelah melewati tempat tidur uskup."
"Di sisi lain, umat paroki yang paling aktif di gereja adalah homofobia yang bersemangat," lanjutnya yang disambut geger oleh pihak gereja.
Usatov dijauhi ketika ia memberi tahu Metropolitan setempat, Mercurius dari Rostov, dan kemudian menjadi sasaran bullying dan ejekan.
Keuskupan Rostov menyebut klaim Usatov sebagai kebohongan dan menyebut atasannya tidak tahu bahwa dia gay. "Dia tidak akan diintimidasi karena orientasinya tetapi hanya diusir dari gereja," kata mereka.
Baca Juga: Mantan Pendeta Wanita Bikin Heboh, Ingin Ikut Kontes Pemilik Bokong Terbaik
Sekretaris pers Metropolitan Mercurius, Igor Petrovsky menyebut martabatnya telah dirampas sejak lama. "Seorang pendeta homoseksual diminta untuk melepaskan salib jika dia tidak bisa memakai celananya," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Perubahan Iklim Bukan Sekadar Isu Lingkungan, OJK: Berdampak Juga pada Aspek Sosial dan Ekonomi
-
Prabowo Tiba di May Day 2026, Disambut Lagu Tipe-X 'Kamu Nggak Sendirian'
-
Ketua Parlemen Iran Ejek Ancaman Donald Trump Soal Ledakan Sumur Minyak
-
Dirjen Imigrasi Tegaskan Indonesia Bukan Surga Pelaku Scam, 16 WNA Langsung Dideportasi
-
Kronologi Penggerebekan 16 WNA di Sukabumi: Sewa Hotel Setahun, Diduga Siapkan 50 Anggota Sindikat
-
IRGC Hancurkan Kapal Perang Amerika Jika Donald Trump Nekat Serang Infrastruktur Vital Iran
-
25 Quotes Hari Buruh untuk Pekerja Kelas Menengah yang Tangguh
-
Kisah Solati: Bekerja, Kuliah, dan Mengabdi di Tengah Kesibukan Sehari-hari
-
Skema Rekayasa Lalu Lintas dan Titik Parkir May Day 2026 di Kawasan Monas
-
Israel Cegat Kapal Global Sumud Flotilla di Laut Mediterania Picu Kemarahan PM Malaysia