Suara.com - Profil Habib Musthofa bin Jafar Assegaf menjadi topik hangat hari ini. Setelah beredar kabar Habib Musthofa bin Jafar Assegaf meninggal dunia pada Minggu, 14 Maret 2021 malam.
Kepergian Habib Musthofa, sebagai salah satu petinggi majelis ilmu Nurul Musthofa tersebut telah dikonfirmasi oleh seorang kerabatnya. Melalui video singkat, kerabat bernama Hassan Jafar Umar Assegaf mengonfirmasi secara langsung kabar duka tersebut.
Hassan Jafar Umar Assegaf juga menjelaskan bahwa jenazah Habib Musthofa akan dimakamkan setelah sholat dhuhur, di sebelah pusara sang ibu, yaitu Fatma binti Hasan Al Athos.
Bagaimana sosok Habib Musthofa semasa hidupnya? Langsung saja intip profil Habib Musthofa bin Jafar Assegaf berikut ini.
Lulusan Hadhramaut di Yaman
Menurut Ustaz Yusuf Mansur, almarhum Habib Musthofa merupakan ulama lulusan Hadhramaut di Negeri Yaman. Sebuah lembaga yang menjadi embrio penebar dakwah Islam di dunia, termasuk juga di Indonesia.
Pendiri Majelis Nurul Musthofa
Majelis Nurul Musthofa merupakan salah satu media untuk mendekatkan diri kepada Allah dan Rasulullah SAW, yang didirikan pada tahun 1996. Nurul Musthofa diambil dari nama Rasulullah SAW yang artinya “Cahaya Pilihan”, bermula dari pengajian Al-Qur’an dan Zikir-zikir yang keliling dari rumah ke rumah.
Pada tahun 2005, Majelis Nurul Musthofa mengokohkan yayasan “Nurul Musthofa”, yang diketuai oleh saudara dari Al Habib Hasan bin Ja'far Assegaf, yaitu Al Habib Abdulloh Bin Ja’far Assegaf dan juga Al Habib Musthofa Bin Ja’far Assegaf. Yayasan tersebut telah mendapatkan izin resmi dari Departemen Agama RI. Satu tahun kemudian, Majelis Nurul Musthofa berkembang pesat dari 50 Masjid menjadi 250 Masjid di Jakarta.
Baca Juga: Ulama Habib Musthofa bin Jafar Assegaf Meninggal Dunia
Kemudian pada tahun 2007, Majelis Nurul Musthofa mendirikan Majelis sementara yang sedang dibangun seluas 700 meter di belakang rumah kediaman Habib Hasan Bin Ja’far Assegaf.
Meninggal Dunia di Malam 1 Syaban
Kepergian Habib Musthofa bin Jafar Assegaf tersebut bertepatan dengan malam 1 Syaban 1142 Hijriah. Dikenang oleh Ustaz Yusuf Mansur, mendiang Habib Musthofa bin Jafar Assegaf meninggal dunia saat sedang membaca maulid di majelis maulid.
Namun hingga kini, belum diketahui secara pasti penyebab wafatnya Habib Musthofa Bin Jafar Assegaf. Demikian penjelasan singkat profil Habib Musthofa bin Jafar Assegaf. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
Terkini
-
Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global
-
Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas
-
LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik
-
Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman
-
wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi
-
Bikin Macet Parah! Satpol PP Jatinegara Tertibkan 43 PKL Ular hingga Anjing di Balimester
-
Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes Dinilai Dongkrak Konsumsi Desa, tapi Simpan Risiko Besar
-
Getol Perkuat Diplomasi Antar-Parlemen, Ravindra Airlangga Sabet KWP Award 2026
-
Kasus Tragis di Kediri, Nenek Diduga Aniaya Cucu hingga Meninggal Dunia
-
Tambahan 24 Pesawat Tempur Rafale Masih Dikaji, Kemhan Pastikan Belum Ada Kontrak Baru