Suara.com - Seorang ayah di Turki harus berurusan dengan pihak berwenang setelah melecehkan anak gadisnya dan memposting aksinya di media sosial TikTok.
Menyadur Al Arabiya, Rabu (17/3/2021) pria yang diidentifikasikan sebagai Hasan Tunclar memposting sebuah video di TikTok bersama anaknya berusia 15 tahun.
Di video tersebut, pria itu dilaporkan menyelipkan tangan ke depan putrinya sambil memuji kecantikannya saat keduanya duduk di sofa sambil melihat ke arah kamera.
"Alhamdulillah, dia manis seperti krim," kata Tunclar dalam video tersebut.
Kementerian layanan sosial Turki mengatakan "anak itu di bawah perlindungan kami" dan pria yang membuat "pernyataan dan gerak tubuh yang tidak tepat" ditahan.
Negara berpenduduk 83 juta itu secara rutin diguncang oleh postingan media sosial yang menampilkan aksi kekerasan fisik atau seksual.
Korban dari kejahatan tersebut kebanyakan adalah anak perempuan dan perempuan yang nahasnya kerap dilakukan oleh anggota keluarganya sendiri.
Video lain yang menjadi viral awal bulan ini menunjukkan seorang pria memukuli mantan istrinya di jalan di depan anak mereka yang berusia lima tahun.
Parlemen Turki menanggapi video itu dengan membentuk komite yang bertujuan untuk menemukan cara guna mengatasi pelecehan tersebut.
Baca Juga: Helikopter Jatuh, 10 Anggota Militer Tewas Termasuk Seorang Letjen
Kelompok hak perempuan menuduh pemerintah Turki dan pengadilan menciptakan budaya impunitas di negara di mana tingkat kejahatan terhadap perempuan dan femisida meningkat setiap tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU
-
Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!
-
Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!
-
BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank
-
BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman
-
Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah
-
Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus
-
Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok
-
Skandal Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta: 103 Anak Jadi Korban, DPR Desak Hukuman Maksimal