Suara.com - Eks Sekretaris Umum FPI Munarman menyatakan siap untuk memberikan bantuan untuk Demokrat di bawah kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) jika diminta. Menurutnya, ia akan membela pihak manapun yang menjadi korban atas kezaliman.
Menanggapi hal itu, salah satu penggagas Kongres Luar Biasa (KLB) Demokrat Deli Serdang, Hencky Luntungan turut memberikan komentar. Hencky mengaku tak mempermasalahkan jika Munarman bersedia membela kubu AHY.
Namun, Hencky melempar tudingan, bahwa langkah Munarman jika berpihak ke kubu AHY justru akan menunjukkan sisi gelap hubungan Munarman dengan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terkait dengan adanya aksi 212 yang pernah digelar.
"Silakan aja (Munarman beri bantuan hukum ke AHY). Semakin ketahuan belangnya Munarman, SBY, 212 dan tujuan akhir demo berjilid-jilid," kata Hencky saat dihubungi Suara.com, Rabu (17/3/2021).
Kendati begitu, Hencky tak menjelaskan lebih rinci terkait maksud ucapannya tersebut. Ia menilai, Munarman tak mungkin begitu saja mau memberikan bantuan hukum jika tak ada hubungan dengan Demokrat sebelumnya.
"Enggak mungkin (Munarman) tiba-tiba nongol," kata dia.
Munarman Siap Bela AHY
Munarman sebelumnya mengklaim siap membantu Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) terutama berkaitan dengan pendampingan hukum.
Pernyataan itu disampaikan Munarman menyusul adanya kisruh dualisme di internal Partai Demokrat antara kubu AHY dengan kubu Moeldoko yang terpilih menjadi Ketum Partai Demokrat hasil kongres luar biasa (KLB) yang digelar di Deli Serdang, beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Buntut KLB, Demokrat Riau Bikin Maklumat Terkait Penggunaan Atribut
Munarman pun mengaku bersimpati dengan AHY terkait gonjang-ganjing di internal Partai Demokrat.
Menurut Munarman, bantuan hukum siap diberikan asalkan AHY yang meminta.
"Bentuk pembelaan adalah secara hukum, itupun kalau pihak AHY minta," kata Munarnam saat dihubungi Suara.com, Senin (15/3/2021) malam.
Sebelummya, beredar kabar jika AHY sempat bertemu dengan Munarman. Namun, Munarman tak mau menjabat secara gamblang ketika ditanyakan soal isu pertemuan tersebut.
Dia hanya mengatakan, siap membela siapapun yan merasa terzalimi.
"Jadi begini, prinsip saya dari dulu selalu membela pihak yang terzalimi. Jadi siapapun bila mengalami perlakuan zalim dari pihak lain, maka saya stand with them," kata Munarman.
Berita Terkait
-
SBY dan Hoax Ijazah Jokowi, Manuver Demokrat di Pusaran Politik Digital
-
Perang Lawan Hoax SBY: Demokrat Polisikan 4 Akun YouTube dan TikTok, Ini Daftarnya
-
Akhirnya! Demokrat Polisikan Akun Medsos Penuding SBY Dalang Isu Ijazah Palsu Jokowi
-
Satu Akun Tumbang Minta Maaf, Andi Arief Tagih Pelaku Fitnah SBY Lain: Kami Tunggu
-
Demokrat Nilai Langkah Hukum SBY Jadi Pendidikan Politik Lawan Disinformasi
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
Terkini
-
TNI Akan Bentuk Batalion Olahraga, Atlet Emas Langsung Naik Pangkat Jadi Kapten
-
Suara dari Aksi Buruh: Hidup di Jakarta Butuh Rp6,4 Juta, Upah Saat Ini Tak Cukup
-
KPK Ultimatum Nyumarno, Politisi PDIP Bekasi Didesak Bersaksi di Kasus Suap Bupati
-
Susah Jadi Diktator di Era Medsos, Pengamat Nilai Tuduhan ke Prabowo Tak Tepat
-
4 Personel Brimob Diamankan Usai Insiden Penembakan di Tambang Ilegal Bombana
-
Merangkak Pulang dari Semak Belukar: Kisah Nenek Saudah Korban Perlawanan terhadap Mafia Tambang?
-
Tunjangan Hakim Karir Tembus Rp110 Juta, Hakim Ad Hoc Ancam Mogok Sidang 12-21 Januari
-
Respons Istana soal Beredar Perpres Tugas TNI Atasi Terorisme
-
Aceh Masih 'Lumpuh', Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang Hingga 22 Januari
-
Rekrutmen TNI AD 2026: Jadwal, Syarat Pendidikan, Batas Usia, dan Ketentuan Fisik