Suara.com - Eks Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mengungkapkan, mantan staf khususnya Andreau Misata Pribadi pernah tergabung dalam tim sukses pemenangan Presiden Joko Widodo di Pilpres 2019.
Diketahui, Andreau juga sudah menjadi tersangka dalam kasus suap izin ekspor benih Lobster ini.
Hal itu terungkap ketika Edhy dihadirkan sebagai saksi dalam sidang terdakwa Ditektur P. Dua Putera Perkasa Pratama (DPPP) Suharjito di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta Pusat, Rabu (17/3/2021).
Berawal Jaksa Penuntut Umum dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menanyakan berapa jumlah staf khusus maupun staf pribadinya setelah diangkat menjadi menteri KP pada tahun 2019 lalu.
Apakah Edhy menunjuk langsung atau ada pihak-pihak yang mengusulkan nama untuk membantunya di Kementerian KP?
"Apakah berdasarkan usulan saudara sendiri atau ada rapat internal. Artinya itu dirapatkan atau anda mengusulkan sendiri," tanya Jaksa KPK didalam sidang PN Tipikor, Jakarta Pusat, Rabu (17/3/2021).
Mendengar pertanyaan Jaksa, Edhy pun menyampaikan memang membawa sejumlah anak buahnya, ketika masih menjabat sebagai anggota DPR RI.
"Sebagai ketua komisi 4 DPR RI, mereka membantu saya di semua kegiatan. Sehingga, pada saat saya menjadi menteri saya juga berhak mengusulkan nama-nama ini untuk diterima menjadi staf khusus," jawabnya.
Sementara itu, Edhy menyebut bahwa untuk Andreau mengenal ketika menjadi tim sukses untuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) di tahun 2019 lalu. Maka itu, Edhy memilih Andreau menjadi salah satu staf khususnya karena memiliki kinerja yang juga cukup bagus.
Baca Juga: Diperiksa Kasus Lobster Edhy Prabowo, Irjen KKP Yusuf Penuhi Panggilan KPK
"Sementara saudara Andreau ada dalam tim sukses pak Jokowi dengan beliau mendaftar kepada saya dan saya mengangkat beliau (Andreau menjadi staf khusus)," kata Edhy
Edhy menyebut dengan memilih Andreau, agar tidak nampak terlihat bahwa Kementerian Kelautan dan Perikanan hanya diduduki oleh orang-orang yang ketika itu mendukung pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto di pilpres 2019.
"Supaya jangan sampai saya sebagai menteri kebetulan dari pasangan nomor urut 02 (Prabowo) jangan seolah olah mengambil porsi kita semuanya yang 02. Makanya saya mengusulkan itu, (memilih Andreau)," tutup Edhy
Dalam dakwaan, Direktur PT Dua Putera Perkasa Pratama (PT DPPP) Suharjito, menyuap eks Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo sebesar Rp2,1 miliar terkait izin ekspor benih Lobster di Kementerian KKP tahun 2020.
Uang suap yang diberikan kepada Edhy melalui beberapa perantara. Di antaranya dua staf khusus menteri KKP, Andreau Misanta Pribadi dan Safri; kemudian Amiril Mukminin selaku sekretaris pribadi Edhy, dan Ainul Faqih selaku staf pribadi Iis Rosita Dewi sebagai anggota DPR.
Uang suap itu, agar memuluskan perusahaan terdakwa agar dipercepat dalam persetujuan perizinan ekspor benih Lobster di Kementerian KP tahun 2020.
Adapun dalam dakwaan KPK, terdakwa Suharjito dijerat Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 64 ayat (1) KUHPidana.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Panas! Teror Suara Suporter Argentina Tenggelamkan Lagu Kebangsaan Inggris
-
Tekel Brutal Enzo Fernandez Lolos Kartu Merah, Wasit Ismail Elfath Dikecam
-
Kapan Zinedine Zidane Diumumkan sebagai Pelatih Baru Prancis?
-
Bawa Spanyol ke Final Piala Dunia 2026, Rumah Lamine Yamal Nyaris Dibobol Rampok
-
Prancis Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026, Michael Olise Dihujani Kritik Pedas
-
Messi Anak Emas FIFA! Petisi Coret Argentina dari Piala Dunia Tembus 10 Juta Tanda Tangan
-
Susunan Pemain Argentina vs Inggris: Tuchel dan Scaloni Bikin Kejutan di Starting XI
-
The Beatles Warnai Rivalitas Argentina vs Inggris: Dominasi Tangga Lagu hingga Skandal Band Palsu
-
Kursi Botol Berterbangan, Suporter Argentina Bakul Pukul Jelang Lawan Inggris
-
10 Trik Kotor Kiper Argentina Emiliano Martinez Bikin Publik Inggris Ketar-ketir