Suara.com - Program Kartu Prakerja masih menjadi harapan bagi Sebagian besar masyarakat khususnya yang terkena dampak adanya pandemi Covid-19. Dengan tingginya animo pendaftar, bagaimana cara lolos Kartu Prakerja?
Tak sedikit dari para pendaftar yang merupakan pejuang dari gelombang sebelumnya namun belum berhasil memperoleh kesempatan sebagai peserta Kartu Prakerja. Untuk memperbesar kesempatan lolos, coba cermati tips berikut:
1. Pastikan email dan nomor HP yang disertakan aktif
Saat mengisi administrasi Kartu Prakerja, Anda akan diminta mengisi email dan nomor telepon. Sebelum menyimpan, pastikan bahwa keduanya dalam kondisi aktif, pasalnya verifikasi one time password akan dilakukan melalui nomor ponsel dan melalui email yang dikirimkan.
2. Memenuhi syarat yang berlaku
Tidak semua orang diperkenankan mendaftar sebagai penerima Kartu Prakerja. Sebelum mendaftar pastikan bahwa Anda memenuhi syarat sebagai:
- Warga Negara Indonesia
- Tidak sedang mengikuti Pendidikan formal
- Bukan penerima bantuan lain dari pemerintah
- Berusia setidaknya 18 tahun.
- Tidak berstatus sebagai pejabat negara, ASN, prajurit TNI, POLRI, DPRD, perangkat desa serta pengawas, direksi maupun komisaris BUMN atau BUMD
3. Ikuti tes dengan baik
Saat mendaftarkan diri sebagai penerima Kartu Prakerja, Anda akan diminta untuk mengikuti tes secara online. Karena program ini diutamakan bagi golongan masyarakat yang membutuhkan, pastikan bahwa Anda masuk dalam kategori yang dimaksud.
4. Pastikan data yang diinput benar
Baca Juga: Mengapa Peminat Program Kartu Prakerja Banyak Sekali?
Saat melakukan pendaftaran, Anda akan diminta memasukkan sejumlah data pribadi. Tidak perlu buru-buru, pastikan cek ulang sebelum menyimpan data. Hal ini untuk mengurangi resiko kegagalan pendaftaran akibat data yang dimasukkan tidak tepat. Selain itu, lakukan double check pada NIK yang dimasukkan dan NIK yang ada pada KK milik Anda, agar tidak terjadi kesalahan input.
Ajukan surat pernyataan
Jika Anda pernah mendaftar sebagai penerima Kartu Prakerja dan gagal lebih dari 3 kali, Anda dapat mengajukan surat pernyataan langsung kepada pihak pelaksana Kartu Prakerja. Format surat pernyataan juga dapat diunduh melalui situs www.prakerja.go.id
Setelah itu Anda bisa langsung mendownload dan melengkapi keterangan dalam surat pernyataan tersebut sesuai dengan data diri. Surat harus ditandatangani diatas materai 6 ribu. Kemudian, kirim surat tersebut ke alamat email kepesertaan@prakerja.go.id
Itulah sederet informasi mengenai cara lolos Kartu Prakerja, semoga bermanfaat dan selamat mencoba!
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
Terkini
-
Kasus Dugaan Pelecehan di FH UI, Habiburokhman Puji Forum Terbuka yang Digelar Mahasiswa
-
AS Panik Hadapi Aliansi Intelijen Iran, Blokir Paksa Tanker China di Selat Hormuz
-
Prabowo Amankan Pasokan Minyak dan LPG Rusia, Eddy Soeparno: RI Masuk Zona Aman Energi
-
Kenapa Indonesia Nekat Beli Minyak Rusia? Ini Hasil Pertemuan 3 Jam Prabowo-Putin
-
Krisis Kemanusiaan! Rakyat Lebanon: Tewas Dirudal Israel atau Mati Kelaparan
-
Manuver AS! Coba Dudukan Lebanon dan Israel tapi Berakhir Tanpa Jabat Tangan
-
Iran Beberkan Update Negosiasi Damai ke Turki, Soroti Dosa Besar AS-Israel
-
Seskab Teddy Ungkap Isi Pertemuan Empat Mata Prabowo dan Macron
-
Komnas HAM Papua: 4 Kekerasan Menonjol Terjadi di Awal 2026, 14 Korban Meninggal Dunia
-
Murka Elite NasDem ke Tempo Soal Merger Gerindra Dinilai Rendahkan Martabat Surya Paloh