Suara.com - Seorang pengantin wanita di Massachussetts, Amerika Serikat harus berhadapan dengan polisi di hari pernikahannya karena pengiring pengantin terlibat perkelahian dengan kerabat suaminya.
Pasangan pengantin bernama Alysaa dan Heath ini menikah di sebuah gedung pengadilan di Boston. Sayangnya, hari bahagia mereka berakhir jadi bencana karena perselisihan dua keluarga.
Menyadur Daily Star Kamis (18/03), pengiring pengantin dari pihak Alysaa yang bernama Diamond kesal karena bibi pengantin pria mengatakan hal yang buruk tentang Alysaa.
Bibi Heath yang bernama Mellie menyebut Alysaa telah menyebarkan rumor tentang kesehatan ibu Heath. Diamond yang juga sepupu Alysaa dibuat geram dengan sikap Mellie.
Mellie yang keluar untuk merokok bertemu dengan Diamond di luar gedung. Keduanya tak bisa menahan emosi dan wanita ini berkelahi di pinggir jalan.
Diamond menyerang Mellie dan mendorongnya ke tanah yang dibalas dengan pukulan oleh Mellie. Wajah Diamond berdarah karena pukulan itu.
"Apa yang Diamond rasakan hanya setengah dari apa yang bakal didapatkan Alysaa," ancam Mellie.
Perkelahian ini menarik perhatian warga dan polisi. Petugas langsung mendatangi tempat kejadian dan meminta pasangan untuk meninggalkan gedung lebih awal.
Alysaa yang terlihat bingung tampak mencari sepupunya sambil berkata "Aku tak tahu harus berbuat apa."
Baca Juga: Jeremy Thomas jadi Mak Comblang Pernikahan Rocky Soraya dan Melissa Ginting
Pernikahan ini berakhir ketika mereka masuk ke mobil dan meninggalkan gedung seperti arahan kepolisian.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan
-
Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Naik Kendaraan Umum hingga Sepeda Sekali Sepekan
-
Viral! Wartawan Diculik dan Diperas Oknum Mengaku Polisi di Bekasi, Saldo Rp13 Juta Ludes
-
Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali
-
Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur
-
Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat
-
Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI
-
Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir
-
Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital
-
Bekasi Darurat Mutilasi? Menelisik Pola Kejahatan Ekstrem di Balik Tragedi Serang Baru