Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi mengungkapkan, pakar komunikasi politik Effendi Gazali diperiksa untuk melengkapi berkas kasus korupsi dana bantuan sosial covid-19 se-Jabodetabek 2020.
Effendi, kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, Jumat (26/3/2021), diperiksa untuk melengkapi berkas Matheus Joko Santoso alias MJS, pejabat pembuat komitmen di Kemensos RI yang kekinian sudah ditetapkan sebagai tersangka.
Selain Joko Santoso, KPK juga sudah menetapkan eks Menteri Sosial Juliari P Batubara sebagai tersangka.
"Effendi diperiksa Kamis (25/3), untuk didalami pengetahuannya terkait pelaksanaan pengadaan bansos di Kemensos tahun 2020," kata Ali Fikri.
Ali mengungkapkan, Effendi diduga mengetahui adanya rekomendasi terhadap salah satu vendor agar bisa ikut dalam penyediaan bansos corona tahun 2020, melalui pejabat pembuat komitmen Kemensos Adi Wahyono.
"Dugaan bahwa saksi (Effendi Gazali) mengetahui ada rekomendasi untuk salah satu vendor yang diusulkan saksi melalui tersangka Adi Wahyono guna mengikuti pengadaan bansos di wilayah Jabodetabek," ucap Ali.
Namun, Ali enggan mengungkap nama vendor yang diduga diusulkan Effendi Gazali untuk mendapat bagian sebagai penyedia paket bansos berupa sembako.
Effendi Gazali, saat hadir di KPK untuk diperiksa, mengakui diminta penyidik antirasuah membawa sejumlah rekening perusahaan.
"Jadi isi undangannya 'harap membawa rekening perusahaan sejak 1 Januari 2020 dan PO bansos Kemensos'. Saya ambil rekening siapa. Dari perusahaan mana?" kata Effendi yang mengakui merasa kebingungan.
Baca Juga: Nyanyi di Acara Kemensos, Cita Citata Ngaku Tak Kenal Juliari P Batubara
Effendi juga menegaskan tak mengetahui CV Hasil Bumi Nusantara yang diduga mendapat rekomendasi agar bisa kebagian penyaluran paket bansos sembako.
Agar jelas, Effendi meminta kepada penyidik KPK diperiksa secara konfrontasi dengan pemilik perusahaan yang dimaksud oleh lembaga antirasuah itu.
"Gampangnya, panggil saja PT atau CV-nya. Panggil dan konfrontasi ke saya, apakah dia memang dapat ke situ, kapan dikasih, dan kemudin apa urusan dengan saya," ucap Effendi.
Dalam kasus ini, Juliari diduga mendapatkan jatah atau fee sebesar Rp 10 ribu per paket bansos. Dari program bansos Covid-19, Juliari dan beberapa pegawai Kementerian Sosial mendapatkan Rp 17 miliar.
Sebanyak Rp 8,1 miliar diduga telah mengalir ke kantong politisi PDI Perjuangan itu.
Juliari juga dijanjikan akan mendapatkan jatah selanjutnya sebesar Rp 8,8 miliar pada pengadaan bansos periode kedua.
Berita Terkait
-
Nyanyi di Acara Kemensos, Cita Citata Ngaku Tak Kenal Juliari P Batubara
-
Dibayar Pakai Duit Korupsi, Cita Citata : Saya Diundang Secara Profesional!
-
Pedangdut Cita Citata Diperiksa KPK Terkait Kasus Korupsi Bansos
-
Cita Citata Diperiksa KPK Terkait Kasus Korupsi Bansos
-
Tersangka Sejak 2015, Akhirnya KPK Resmi Tahan RJ Lino Kasus Pelindo II
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Ancaman Kiamat Radiasi di Kawasan Teluk Persia, Ledakan PLTN Bushehr Bisa Sapu Bersih Kehidupan
-
Huntara Segera Rampung, Penyintas di Desa Lubuk Sidup Siap Memulai Hidup Baru
-
Balas Dendam Iran Membara di Bandara Ben Gurion Akibat Agresi AS dan Israel
-
Pesawat Tempur AS Rontok Lagi Lawan Iran Hingga Angkatan Udara Kehilangan 7 Armada Udara
-
Operasi Penyelamatan Pilot F-15E AS di Iran, CIA Gunakan Taktik Sebar Hoax
-
Iran Hancurkan Black Hawk AS di Isfahan, Gagalkan Misi Rahasia Penyelamatan Pilot Tempur Trump
-
Bak Adegan Film Hollywood, Washington Klaim Sukses Selamatkan Pilot AS di Iran
-
Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan
-
Sebut Indikasi Kecelakaan Kalideres Murni Musibah, Kadispenad Pastikan Pemeriksaan Tetap Dilakukan
-
Update Gempa M 7,6: Nyaris Seribu Gempa Susulan Guncang Maluku Utara