Pernyataan Abbas yang membuka peluang berkoalisi dengan Netanyahu, menuai kecaman dari etnis Arab.
Namun, Abbas berdalih para pemimpin Arab memiliki tanggung jawab untuk bermitra dengan siapa pun yang berkuasa, untuk mengatasi "epidemi kejahatan".
Analis mengungkapkan, dengan Partai Raam memunyai kursi di parlemen dan siap berkoalisi, maka kelompok pendukung Netanyahu semakin mayoritas.
Kalau Partai Raam jadi berkoalisi, maka posisi dukungan untuk Netanyahu bakal kuat di parlemen, yakni 52 kursi.
Namun, fraksi parlemen yang menjadi oposisi serta ingin mengakhiri pemerintahan Netanyahu kekinian masih unggul, yakni 56 kursi.
Agar aman, analis menilai Netanyahu harus mengamankan 61 kursi parlemen. Caranya, menggandeng partai islamis Raam, dan kubu nasionalis religius Naftali Bennett.
Kalau Netanyahu bisa menggandeng Partai Raam dan Naftali Bennet, maka dirinya unggul 7 kursi dibandingkan oposisi.
Untuk diketahui, blok politik Netanyahu kekinian adalah partai-partai berhaluan zionisme, dan ekstrem kanan yang kerap melemparkan retorika anti-Arab.
Baca Juga: Tiga Nelayan Tewas karena Drone Nyangkut di Jala, Diduga Milik Israel
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Misteri Jalan 'Tak Penting' di Gunung Ciremai, Warga Cium Aroma Proyek Geothermal Senyap
-
MPR Digugat soal LCC Empat Pilar Kalbar, Sidang Digelar Selasa Pekan Depan
-
1 dari 6 Hari Habis di Luar Negeri, Prabowo Patut Tiru Gaya Xi Jinping Biar Lebih Hemat
-
Ironi Listrik Indonesia: Energi Dikeruk dari Daerah, Tapi Cuma Jawa yang Terang Benderang
-
Bahlil Lahadalia Digugat ke PTUN, Kebijakan Listrik Nasional Dinilai Ugal-ugalan dan Abaikan Daerah
-
Prabowo Diminta Jangan Boros dan Contoh Presiden Meksiko: 17 Kali Telpon Trump, Tak Pakai Ketemuan
-
Predator di Balik Tembok Pesantren: Mengapa Kasus Kekerasan Seksual Sulit Diungkap?
-
Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo
-
Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa