Suara.com - Taman Pemakaman Umum (TPU) untuk jenazah pasien Covid-19 akhirnya sudah mulai bisa digunakan. Waktu pembukaannya molor sebulan dari target awal.
Plt Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Utara, Mila Ananda mengatakan TPU yang berlokasi di lingkungan RW 09 Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara itu sudah bisa dipakai sejak Jumat (26/3/2021).
"TPU Rorotan sudah menerima pelayanan. Sudah ada tiga jenazah dimakamkan hari ini," ujar Mila kepada wartawan, Minggu (28/3/2021).
Pada perencanaan awal, TPU Rorotan ditargetkan rampung dan bisa digunakan pada bulan Februari. Mila menjelaskan, lamanya persiapan lahan makam TPU Rorotan adalah proses pematangan lahan.
Sebelum digarap, ia menyebut struktur tanah TPU Rorotan masih cukup basah karena berada di kawasan pesisir Jakarta. Karena itu, perlu dilakukan pengerukan agar lahan bisa dipakai.
"Pematangan lahan sudah dilakukan dengan pengurugan tanah bekas galian, bekerjasama dengan MRT, Dinas Sumber Daya Air, dan DInas Bina Marga," kata Mila.
Kendati demikian, saat ini lahan makam TPU Rorotan diprioritaskan untuk jenazah yang memiliki KTP DKI.
"Diutamakan khusus jenazah COVID-19 yang ber KTP DKI Jakarta terlebih dahulu karena kondisinya darurat mengingat keterbatasan lahan pemakaman COVID-19 di wilayah DKI Jakarta," ucap Mila.
Pihaknya menyiapkan lahan makam TPU Rorotan seluas 2 hektare. Namun, yang sudah siap digunakan baru sekitar 8.000 meter persegi dengan kapasitas 1.500 petak makam.
Baca Juga: Dimulai Bulan Depan, Pemprov DKI Bakal Tambah 17 Ribu Petak Makam Baru
Selanjutnya proses pembangunan TPU Rorotan masih terus berjalan. Secara bertahap, pengerjaan akses jalan masuk dan lampu penerangan masih dikerjakan.
Sudin Pertamanan dan Hutan Kota Kota Administrasi Jakarta Utara mengerahkan 18 petugas yang dibagi menjadi tiga tim untuk mendukung proses pemakaman jenazah Covid-19.
"Kami siagakan mereka di sana termasuk 4 petugas keamanan. Ke depannya, TPU Rorotan akan ditata seperti TPU lainnya," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Buruh Bersatu Desak Reformasi Total SJSN, Soroti Rendahnya Perlindungan Pekerja
-
Gus Ipul: 869 Ribu Peserta BPJS PBI Aktif Kembali
-
Riva Siahaan Dinilai Tak Nikmati Uang Korupsi: Hakim Bebaskan Uang Pengganti, Blokir Rekening Dibuka
-
Jakarta Darurat Lapangan Padel 'Bodong', 185 Bangunan Tak Berizin Terancam Ditertibkan Satpol PP
-
Vonis Korupsi Tata Kelola Minyak: Eks Dirut Pertamina International Shipping Dihukum 9 Tahun Penjara
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai