Suara.com - Kementerian Sosial RI memberikan bantuan ketiga kalinya kepada Penerima Manfaat (PM) hidrosefalus, Rafi Aryasatya, 8 tahun. Sebelumnya, diberikan berupa kebutuhan dasar dan obat-obatan.
Bantuan diberikan dari Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini yang berisi tabungan Rp 5 juta dan ditransfer melalui rekening bank untuk membantu keluarga PM anak hidrosefalus kelahiran Bogor, 15 September 2012 itu.
Arahan Risma, tabungan tersebut bisa meningkatkan perekonomian keluarga Rafi yang kondisi orang tuanya sedang tidak berpenghasilan.
Kementerian sosial (Kemensos) sebelumnya bersama Dinas Sosial Kota Bogor mengurus perubahan NIK ganda, dari BPJS mandiri dirubah menjadi Penerima Bantuan Iuran/Jaminan Kesehatan Nasional (PBI/JKN).
Kemudian, diinput ke dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), mendaftarkan menjadi peserta Program Keluarga Harapan (PKH) dan menghubungkan kepada yayasan Dompet Dhuafa dan Yayasan kitabisa.com
Kepala Balai Disabilitas Ciungwanara, Siti Sari Rumayanti, menyerahkan buku tabungan dan minta agar bantuan tersebut dapat dimanfaatkan untuk membuka usaha orang tua Rafi, Muchamad Arnanto dan Rusmiati.
"Bantuan dari Mensos agar dipakai untuk membuka usaha untuk upaya meningkatkan ekonomi keluarga, sehingga kebutuhan Rafi dan keluarga bisa terpenuhi dengan baik," harap Sari.
Ayah Rafi, Muchamad Arnanto, mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Mensos yang sangat berarti bagi ekonomi keluarga.
"Kami ucapkan terima kasih kepada Ibu Mensos atas bantuannya kepada Rafi dan kelularga kami yang sangat sekali membutuhkan," ucap warga Cijabar ini.
Baca Juga: Berkat PKH dari Kemensos, Penghasilan Jutaan Rupiah Kini Jadi Miliknya
Berita Terkait
-
Berkat PKH dari Kemensos, Penghasilan Jutaan Rupiah Kini Jadi Miliknya
-
Selama Maret 2021, Kemensos telah Salurkan Bantuan dalam Beberapa Tahap
-
Mensos Serahkan Santunan Rp 15 Juta Kepada 10 Ahli Waris Kebakaran Matraman
-
Kebakaran Matraman Tewaskan 10 Orang, Kemensos Siapkan Santunan Rp 150 Juta
-
Kemensos Gelar Program Vaksinasi Covid-19 Kedua Bagi 1.121 ASN dan PPNPN
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya
-
Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?
-
Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba