Saat ini, Cosmas yang terkena luka bakar bersama sejumlah korban lainnya dirawat di RS Bhayangkara yang sebelumnya mendapat tindakan pertama dari RS Stella Maris. Di sana, dia menjadi tanggungan negara untuk dijaga dan dilindungi.
"Jadi, begitu hebat pemerintah. Pemerintah hadir menanggung semua biaya para korban, membawanya ke RS Bhayangkara untuk dijaga dan dilindungi," ujarnya.
Cepat Pulih
Aksi patriot Cosmas menghadang pelaku terorisme di Gereja Katedral Makassar menuai perhatian sejumlah pejabat, mulai dari Wali Kota Makassar, Plt. Gubernur Sulsel, dan Ahmad Ali selaku Wakil Ketua Umum Partai NasDem.
Doa bagi Cosmas yang menyelamatkan ratusan nyawa, jemaat Katedral Makassar, terus tercurahkan agar lekas pulih. Khususnya dari para warganet, usai melihat video Cosmas yang terkena luka bakar akibat menghadang pelaku bom bunuh diri.
"Alhmdulillah, hari ini saya bersama Bu Fatma dan Pak Waketum NasDem Pusat menjenguk korban aksi bom bunuh diri ini. Kemarin juga saya ke sini, dan hari ini sudah ada kemajuan. Kita harap semoga cepat pulih,” ucap Danny.
Sementara itu, dukungan juga datang dari Waketum DPP NasDem Ahmad Ali.
"Kami mengutuk keras perlakuan yang tak berkemanusiaan ini. Saya yakin korban bisa cepat pulih. Kami akan men-support juga biaya pemulihan semua korban," katanya.
Ia juga meminta agar akar dari pelaku aksi bom bunuh diri segera dibekuk.
Baca Juga: Tinjau Lokasi Bom Gereja Makassar, Menag: Tak Ada Agama yang Ajarkan Teror
Kalau sudah ditangkap, seyogianya berada di sel tersendiri, atau dipisah dengan pelaku kejahatan umum. Pasalnya, kalau digabung, bisa bahaya karena ajaran ilmu terorisnya bisa dia sebar kepada yang lain. Oleh karena itu, terduga teroris perlu di sel khusus. (Sumber: Antara)
Berita Terkait
-
Tinjau Lokasi Bom Gereja Makassar, Menag: Tak Ada Agama yang Ajarkan Teror
-
1,5 Tahun Menikah, Perempuan Ini Tak Tahu Suaminya Terlibat Terorisme
-
Polisi Bersenjata Sambangi Rumah di Kampung Limbangan, Ada Apa?
-
JK: Aksi Teror di Makassar Tak Cuma Masalah Umat Katolik, Tapi Semua Pihak
-
Bom Makassar, Habib Rizieq: Jika Ada yang Bilang Itu Jihad, Sangat Keliru
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Dalih Akses Sulit, Pasukan Oranye di Matraman Sapu Sampah ke Sungai: Langsung Kena SP1
-
Bela Donald Trump, Ketua DPR AS Sebut Paus Leo XIV Harusnya Siap Dikomentari
-
PM Armenia Pamer Kedeketan dengan Rusia, Komunikasi Sangat Intensif
-
Janji Xi Jinping kepada Trump: Pastikan Tak Ada Pasokan Senjata China untuk Iran
-
Rusia Bela Hak Nuklir Iran, Lavrov Sebut Pengayaan Uranium untuk Tujuan Damai
-
Kisah Siswa Pulau Batang Dua Tempuh Ujian Kelulusan di Tenda Pengungsian
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?
-
Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!