Suara.com - Komisi B DPRD Jakarta kembali memanggil Perumda Pembangunan Sarana Jaya untuk diminta keterangan mengenai pembelian lahan yang telah dilakukan sejak lama. Namun penjelasan yang disampaikan tidak memuaskan legislator Kebon Sirih itu.
Pemanggilan dilakukan setelah ditetapkannya Direktur Utama Sarana Jaya Yoory C Pinontoan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi Korupsi (KPK). Dua pekan lalu DPRD juga sudah melakukan pemanggilan kepada Sarana Jaya.
Pada saat rapat terungkap ada pembelian lahan seluas 70 hektare yang tak jelas peruntukannya. Plt Dirut Sarana Jaya Indra S Arharrys yang saat itu hadir juga tak bisa menjelaskannnya.
Akhirnya rapat ditunda sampai akhirnya kembali digelar hari ini, Rabu (31/3/2021). Kendati demikian, banyak pertanyaan dari anggota dewan yang tak terjawab.
Menanggapi hal ini, Anggota Komisi E DPRD DKI dari fraksi PSI, Eneng Melianasari menilai anak buah Gubernur Anies itu sengaja menutupi data pembelian lahan. Ada motif tertentu dibalik tindakannya itu.
"Sepertinya ada yang ditutupi. Jadi enggak terang benderang. Padahal kan bisa disampaikan," ujar Eneng di gedung DPRD DKI, Rabu (31/3/2021).
Eneng mengatakan, seharusnya rapat kali ini mendengar keterangan dari Sarana Jaya soal aset yang dimiliki, khususnya soal pembelian lahan. Namun Indra dan anak buahnya tak melampirkan materi yang sesuai dengan permintaan.
"Jadi tolong dong kalau sudah komitmen untuk kelengkapan data akan dikirim 2 minggu setelahnya, tetapi di rapat ini kan enggak diindahkan semuanya," katanya.
Karena banyak pertanyaan tak terjawab saat rapat, Sarana Jaya berjanji memberikan jawaban melalui keterangan tertulis kepada anggota dewan. Eneng pun menyayangkan hal ini.
Baca Juga: MAKI Serahkan Bukti Lahan di Cipayung Ke KPK yang Diduga Dikorupsi
"Kalau menurutku, jangan buang-buang waktu kita dong, karena kita sudah ngasih waktu nih untuk kasih data, tapi hari ini enggak ada kita dikasih data," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
MUI Respons Pengasuh Ponpes Jepara yang Haramkan MBG: Konsep Sudah Bagus, Kita Kawal
-
Zara Larsson Tolak Diajukan ke Grammy dalam Kategori Best New Artist
-
Satu Kasus Berhasil Diungkap, Polisi Masih Buru Pelaku Curanmor Viral di Lebak
-
Syahrini Comeback: Ceritakan Kisah Pilu Keguguran 2 Kali dan Kehilangan Anak Kembar
-
Kisah Dokter Forensik Jadi Film, Autopsy: Dead Body Can Talk Mulai Tayang Hari Ini di Bioskop
-
Macet Jakarta Bikin Ekonomi Tekor Rp100 Triliun
-
20 Tahun Jadi Presenter, Ini Rahasia Public Speaking Choky Sitohang
-
Bagaimana Tanaman Kantong Semar Mendapatkan Nutrisinya? Ini Penjelasannya
-
Warung Makan Ibu Sari
-
Menikah Desember, Ji Ye Eun dan Vata Tulis Pesan Bahagia kepada Penggemar