Suara.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan rumah susun (Rusun) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Tanjung Selor, Provinsi Kalimantan Utara saat ini sudah siap untuk dihuni.
Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid berharap pemerintah Provinsi Kalimantan Utara dapat segera memanfaatkan Rusun tersebut untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggal ASN di sana.
“Pembangunan Rusun merupakan salah satu upaya pemerintah untuk memenuhi kebutuhan hunian layak bagi masyarakat. Selain di peruntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), Rusun juga dibangun untuk para generasi muda seperti mahasiswa dan santri serta para ASN yang bertugas di daerah,” ujar Khalawi Abdul Hamid, Rabu (31/3/2021).
Kepala Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Provinsi Kalimantan Utara, Rudi Yunanto menjelaskan, pihaknya telah melakukan serah terima kunci kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara sebagai penerima manfaat Rusun tersebut.
Para ASN yang berasal dari luar daerah dan yang belum memiliki tempat tinggal tetap dapat segera memanfaatkan Rusun tersebut.
“Para ASN yang menghuni Rusun tersebut juga berasal dari berbagai instansi termasuk Kementerian PUPR di Kaltara seperti BPJN, BPPW dan ASN Provinsi Kaltara,” terangnya.
Pelaksanakan Serah Terima Pengelolaan dan Pemanfaatan terhadap Rusun ASN Provinsi Kalimantan Utara kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara sebagai penerima manfaat ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima Pengelolaan dan Pemanfaatan antara Kepala Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Provinsi Kalimantan Utara dengan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Kalimantan Utara.
Sebagai informasi, Rusun ASN memiliki kapasitas hunian sebanyak 44 unit dengan tipe 36 dan dibangun setinggi tiga lantai. Anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan Rusun tersebut sekitar Rp 23,76 Milyar.
Untuk tiap unit hunian juga telah tersedia meubelair berupa tempat tidur utama, tempat tidur susun, sofa, lemari, meja dan kursi. Pada rusun juga terdapat sarana seperti ruang serbaguna, ruang pengelola dan musala.
Baca Juga: PUPR Siapkan Rusus bagi Nelayan yang Rumahnya Terkena Abrasi Pantai
Rusun tersebut di bangun oleh Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Provinsi Kalimantan Utara pada Tahun Anggaran 2020. Lokasi pembangunan rusun berada di Jalan Handal, Tanjung Selor Hilir, Kecamatan Tanjung Selor yang berhadapan langsung dengan rusun buatan Satuan Kerja Pengembangan Perumahan pada tahun 2017.
“Kami juga telah menyediakan dua unit khusus untuk penyandang disabilitas,” terangnya.
Tag
Berita Terkait
-
PUPR Siapkan Rusus bagi Nelayan yang Rumahnya Terkena Abrasi Pantai
-
Untuk Penuhi Kebutuhan Rumah Layak, Rantai Pasokan Perumahan harus Dijaga
-
Tinjau Dua Ruas Tol Baru JORR II, Menteri PUPR Harap Segera Beroperasi
-
2.063 Unit Rumah Subsidi di NTB akan Dapat Bantuan PSU
-
Ratusan Rumah di Papua Barat Dapat Bantuan Rp 10,5 Miliar dari Pemerintah
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
Terkini
-
Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina
-
Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan
-
Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya
-
Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah
-
Idulfitri Berbeda, Menag Minta Muhammadiyah Toleransi ke Warga yang Masih Puasa Besok
-
Pemerintah Siapkan Skema WFH 1 Hari Seminggu untuk Tekan Konsumsi BBM, Berlaku Pasca Lebaran?
-
Bisakah Bahan Bakar Ramah Lingkungan untuk Pesawat Jadi Solusi, Ternyata Pakar Bilang Ini
-
Resmi! Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026, Ini Hasil Sidang Isbat Kemenag
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
12 Negara Islam Kompak Lawan Iran: Hentikan Serangan atau Kami Balas