Suara.com - Bupati Bandung Barat periode 2018–2023, Aa Umbara Sutisna telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada hari Kamis (1/4/2021) sore lalu. Kini, profil Aa Umbara jadi sorotan.
Aa Umbara ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Bansos Covid-19 kepada Dinas Sosial Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat pada ahun 2020.
Profil Aa Umbara
Aa Umbara lahir di Lembang, Kabupaten Bandung Barat pada tanggal 7 Februari 1963 silam. Saat ini, ia menjabat sebagai Bupati Kabupaten Bandung Barat dalam periode 2018 – 2023.
Ia pernah mengenyam pendidikan di SD Cikahuripan 1 Lembang pada tahun 1976. Ia kemudian melanjutkan pendidikannya di SMP Negeri 1 Lembang Tahun 1980. Namun tidak tertulis jelas pendidikan SMA Aa Umbara.
Pada pendidikan tinggi, ia melanjutkannya di jurusan S1 Ilmu Pemerintahan Universitas Jenderal Ahmad Yani (UNJANI) dan lulus pada tahun 2013 silam. Karier di dunia politiknya pertama kali sejak ia menjadi anggota Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-Perjuangan) sejak tahun 1983 hingga 2018 silam.
Karier Politik Aa Umbara
Aa Umbara pernah menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Bandung dengan menjabat sebagai Ketua Komisi C pada periode 2004 hingga 2009 silam. Selanjutnya, ia menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat pada 2 periode yakni pada periode 2009 hingga 2014 dan 2014 hingga 2018 silam.
Pada tahun 2018, Aa Umbara terjun ke kontestasi pilkada Bandung Barat tahun 2018. Aa Umbara berpasangan dengan Hengky Kurniawan sebagai calon wakil bupati maju dalam pilkada Bandung Barat dan dilantik sebagai Bupati Bandung Barat dan Hengky Kurniawan sebagai Wakil Bupati Bandung Barat pada tanggal 20 September 2018 dengan masa periode 2018 – 2023.
Baca Juga: April Keramat bagi Dua Bupati Bandung Barat
Selain menjadi Bupati Bandung Barat, Aa Umbara juga menjabat sebagai Dewan Pembina atau Penasehat di beberapa organisasi masyarakat (ormas) atau OKP di Kabupaten Bandung Barat hingga saat ini.
Ditetapkan sebagai Tersangka KPK
Saat ini, Aa Umbara terjerat kasus dugaan korupsi Bansos Covid-19. Ia juga ditetapkan sebagai tersangka bersama dua orang rekannya yang bernama Andri Wibawa yang merupakan pemilik PT Jagat Dir Gantara (JDG) dan CV Sentral Sayuran Garden City Lembang (SSGCL) serta M Totoh Gunawan.
Dari perbuatannya, Aa Umbara dijerat melanggar Pasal 12 huruf I atau pasal 15 dan Pasal 12B Undang – Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang telah dirubah kedalam Undang – Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal A55 Ayat (1) ke-1 jo Pasal 56 KUHP. Itulah ulasan mengenai profil Aa Umbara.
Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial
-
1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?