Suara.com - Gempa bumi dengan magnitudo 5,9 mengguncang wilayah Kabupaten Buru Selatan dan Ambon, Provinsi Maluku, pada Minggu (4/4/20210 dini hari, namun tidak berpotensi tsunami.
Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa yang berpusat di laut sekitar 150 kilometer arah tenggara Kabupaten Buru Selatan dan 162 kilometer arah barat daya Ambon berada tersebut berada pada koordinat 5,12 LS dan 128,19 BT.
Gempa yang terjadi pada pukul 01:42:02 WIB pada kedalaman 329 kilometer itu dilaporkan berada pada skala II-III MMI di Ambon.
Dengan skala tersebut, menurut BMKG, getaran dirasakan nyata dalam rumah, di mana getaran itu terasa seakan-akan ada truk berlalu.
Hingga saat ini belum diketahui kondisi di Kabupaten Buru Selatan atau Ambon serta belum ada laporan tentang dampak gempa tersebut.
Gempa bumi kerap terjadi di Indonesia karena negara kepulauan terbesar di dunia ini terletak di jalur Cincin Api Pasifik.
Maluku termasuk wilayah Indonesia yang rawan gempa. Pada 26 September 2019, misalnya, gempa tektonik berkekuatan 6,8 magnitudo mengguncang Pulau Ambon.
Gempa tersebut mengakibatkan kerusakan pada rumah penduduk, fasilitas umum, dan rumah ibadah di sejumlah tempat.
Dalam sejarah mitigasi bencana di Indonesia, Aceh tercatat sebagai daerah yang pernah dilanda gempa dahsyat dengan magnitudo 9,0 pada 26 Desember 2004.
Gempa 2004 yang berpusat di Samudera Hindia pada kedalaman sekitar 10 km dan terjadi sekitar 149 kilometer sebelah barat Meulaboh itu diikuti dengan gelombang tsunami setinggi sekitar 20 meter.
Baca Juga: Gempa Magnitudo 3,4 Guncang Kabupaten Karo Sumatera Utara
Bencana dahsyat yang menewaskan lebih dari 200 ribu orang ini tidak hanya menyisakan duka bagi rakyat Aceh namun juga bagi banyak warga masyarakat di negara-negara seperti Thailand, India, dan Sri Lanka. (Sumber: Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Ibu Tiri Usia 19 Tahun di Bekasi Siksa Anak Sambungnya Hingga Tewas
-
IESR Ungkap Tiga Kunci Percepatan Investasi Energi Surya di Indonesia, Apa Saja?
-
Liburan dengan Miles Jadi Tren, Pengeluaran Sehari-hari Kini Bisa Jadi Modal Bepergian
-
5 Rekomendasi Facial Wash Jepang untuk Kulit Putih dan Bersih
-
Modus Ternak Rekening Judol Libatkan Petani hingga IRT, Dugaan Keterlibatan Bank Perlu Diusut
-
Lima Tahun Diabaikan Pemerintah, Warga Mekarsari Lebak Banten Patungan Perbaiki Jembatan Rusak
-
KUR BRI Dukung Rosyidah Terus Kembangkan Usaha Olahan Hasil Laut di Indramayu
-
Gibran Minta PSEL Palembang Tak Sekadar Olah Sampah, Warga dan UMKM Harus Ikut Untung
-
BRI Hadirkan Harapan Baru Bagi Mantan Pekerja Migran Indonesia Melalui KUR dan Pemberdayaan UMKM
-
Wajah Pendidikan Karakter: Ketika Pemimpin Gagal Menjadi Contoh