Suara.com - Dibukanya kembali pembelajaran tatap muka langsung di sejumlah sekolah wilayah DKI Jakarta disambut gembira para siswa.
Naula siswa kelas 4 di SD Negeri 3 Manggarai, Jakarta Selatan mengaku senang bisa kembali sekolah.
“Senang bisa sekolah lagi, bisa ketemu teman-teman lagi, bisa belajar bareng-bareng lagi,” kata Naula saat ditemui Suara.com, di sekolahnya, Selasa (7/4/2021).
Rasa senang yang diungkapkannya bukan tanpa alasan, sebab terhitung setahun lebih dia harus menjalani sekolah daring tanpa bertemu guru dan teman-temannya. Pada hari pertama sekolah hari ini, Naula mengaku belajar Matematika.
“Tadi belajar matematika, senang bisa ketemu guru langsung, aku kalau enggak ngerti bisa tanya langsung dan diajari sama guru aku,” ujarnya.
Lebih lanjut, terkait penerapan protokol kesehatan, Naula mengatakan tidak merasa terbebani. Dia mengatakan sebelum masuk sekolah dia mematuhinya aturan yang seperti mencuci tangan dengan sabun, menggunakan masker dan menjaga jarak.
“Nggak takut, aku kan pakai masker, sama rajin cuci tangan, dari rumah juga dibawain hands sanitaizer sama Mama,” ujar Naura.
Perasaan senang kembali ke sekolah juga dirasakan April, siswa kelas 5 di SD Negeri 3, Manggarai, Jakarta Selatan.
Baca Juga: Curhat Ortu Setahun Anak Sekolah Daring: Paket Internet Boros Banget!
“Senang ketemu teman-teman lagi, terus bisa belajar lagi sama guru-guru lagi. Senang aja sih,” ujar April.
Sementara terkait penerapan protokol kesehatan di sekolahnya seperti jaga jarak, tidak boleh keluar kelas, jam istirahat hanya 10 menit, April mengaku tidak terlalu terbebani dengan hal itu.
“Nggak terlalu sih, karenakan sekolahnya hanya tiga jam,” ujar April.
Seperti pemberitaan sebelumnya, pembelajaran tatap muka di sekolah di wilayah DKI Jakarta kembali dibuka. Setidaknya ada 85 sekolah yang dibuka, dengan jenjang SD, SMP, SMA. Namun karena masih masa pandemi proses belajar mengajar durasinya dibatasi, yakni hanya 3 jam.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
-
Serangan AS-Israel Tewaskan Kepala Intelijen Garda Revolusi Iran Majid Khademi
-
Menkeu Purbaya Pastikan BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026: DPR Beri Tepuk Tangan!
-
Simalakama Plastik: Antara Lonjakan Harga dan Napas UMKM yang Sesak
Terkini
-
Kasus Kekerasan Seksual di Ojol Meningkat, Komnas Perempuan Soroti Soal Rekrutmen Driver
-
Tiga Saksi Biro Travel Diperiksa, KPK Dalami Keuntungan Ilegal Kuota Haji 2023-2024
-
Wamenkes Ungkap Penyebab 72 Siswa Keracunan MBG di Jaktim
-
KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, KAI Minta Maaf dan Lakukan Rekayasa Perjalanan Kereta
-
Kasus Foto AI di JAKI, Lurah Kalisari Akui Kesalahan dan Beri Sanksi Petugas PPSU
-
Laporan KPK: Kekayaan Gibran Bertambah Rp 395 Juta, Total Kini Rp 27,9 Miliar
-
Kasus Kekerasan Seksual di Sekolah Meningkat, FSGI Catat 22 Kasus dalam 3 Bulan
-
Isu Jatuhkan Prabowo Mencuat, Fahri Hamzah Minta Jangan Kasih Ruang: Dunia Lagi Kacau
-
Marak Pelecehan di Transportasi Online, Polda Metro Jaya Imbau Warga Terapkan Jurus 'BERANI'
-
Eks Pengacara Lukas Enembe Ajukan PK, Putusan MK Jadi Senjata Baru