Suara.com - Dua unit robot penyemprot air LUF-60 dikerahkan untuk memadamkan api yang membakar Blok C, Pasar Inpres, Pasar Minggu, Senin (12/4/2021), malam. LUF-60 merupakan alat pemadam yang pengadaannya tahun 2019 senilai Rp40 miliar.
“Sebanyak 30 unit mobil pompa termasuk unit LUF-60 dikerahkan untuk memadamkan kebakaran Pasar Impres,” kata petugas Hubungan Masyarakat Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Mulat Wijayanto, Selasa (13/4/2021).
LUF-60 yang bisa dikendalikan dari jarak 300 meter memiliki banyak kelebihan, di antaranya mampu menjangkau area sempit. Alat ini bisa dikendalikan naik atau turun tangga dengan kemiringan 30 derajat.
Kelebihan lainnya mampu menyedot asap kebakaran di basement gedung dan asap bisa langsung dibuang sejauh 99 meter melalui air ducting.
LUF-60 juga dapat menyemprotkan air dalam bentuk water fog, water cannon, dan foam atau busa dengan jangkauan semprotannya sejauh 70-80 meter.
Setelah dibeli tahun 2019, robot tersebut tak bisa langsung digunakan karena empat operatornya harus mendapatkan pendidikan dulu pada 2020.
Selain menggunakan LUF-60, pemadaman kebakaran di Blok C juga melibatkan 129 petugas, termasuk operator LUF-60.
Berita Terkait
-
7 Gubernur Berganti, Proyek Jalan Tembus Pasar Minggu-BIN Masih Tersandera Pembebasan Lahan
-
Penderita Fatty Liver Rasakan Manfaat Antrean Online Mobile JKN Saat Berobat
-
Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen
-
Cerita ASN Terobos Api Lewat Tangga Darurat Saat Kebakaran Gedung Kemendagri
-
Gedung Bina Pemdes di Pasar Minggu Terbakar, Kemendagri Pastikan Dokumen Strategis Aman!
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Dari Lidi Sawit Jadi Cuan, Ketika Produk Sederhana Petani Indonesia Tembus Pasar Tiongkok
-
Tanpa Gaji Tetap, Kisah Penjaga Pantai Gaza Bertaruh Nyawa di Tengah Tawa Warga Palestina
-
Polri Klaim Situasi Nasional Pasca Demo 27 Agustus Kondusif: Aktivitas Berjalan Normal
-
Sempat Dikira Kondusif, Pramono Anung Kecewa Demo DPR Berujung Perusakan Fasilitas
-
Arti Tawon atau Lebah Membuat Sarang di Rumah Menurut Primbon
-
Demo Kondusif, Rupiah Berotot Hari Ini ke Level Rp17.693/USD
-
Tak Cuma Andalkan Mal, Digiplus Buka Free Standing Store Pertama untuk Kejar Pasar Gadget
-
Proyek LRT City Bakal Jalan Lagi
-
Raja Norwegia Harald V Meninggal Dunia, Pangeran Haakon Naik Tahta
-
Mulai September, BI Hilangkan Insentif Bank yang Kebanyakan Pegang Surat Berharga