Suara.com - Gubernur Jakarta Anies Baswedan akan memasuki tahun terakhir menjabat sebagai Kepala Daerah Ibu kota sampai 2022 mendatang. Anies meminta agar semua program yang sudah dirancang segera dituntaskan.
Hal ini disampaikan Anies usai membuka musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) DKI tahun 2021. Agenda ini membahas Rancangan Program Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2017-2022.
Musrenbang ini dihadiri sejumlah pihak terkait dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) seperti Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Wali Kota sampai Lurah, BUMD, dan DPRD.
"Musrenbang ini dibahas untuk tahun 2022 yang juga jadi tahun terakhir RPJMD. Maka itu harap dipastikan semua program kegiatan di RPJMD bisa ditunaikan tahun ini," ujar Anies dalam pembukaan Musrenbang yang diunggah melalui kanal youtube Pemprov DKI, dikutip Kamis (15/4/2021).
Ia juga meminta bantuan kepada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI untuk menyisir apa saja program dalam RPJMD yang belum selesai.
Anies tak ingin ada yg terlewat ketika masa jabatannya rampung.
"Saya minta jajaran Bappeda untuk lakukan penyisiran atas semua program di RPJMD yang ada dalam KSD dan memastikan pada 2022 semua sudah bisa tertunaikan hingga tuntas. Jadi dalam musrenbang penyisiran dilakuakan dan minta masukann ke stakehiolder yang relevan," kata Anies.
Karena masa pandemi Covid-19, Anies menyebut saat ini salah satu program yang harus ditunaikan adalah soal Kesejahteraan Sosial. Sebab perekonomian ibu kota telah terpukul keras sehingga banyak warga kesulitan.
"Salah satu PR besar yang harus kita tunaikan di dalam RPJMD ini adalah terkait dengan penuntansan program sosial kemasyarakatan. Kita menyadari ketika terjadi kontrasi ekonomi akibat pandemi masalah kesra jadi salah satu masalah yang sklanya membesar," tuturnya.
Baca Juga: Anies Minta Penataan Balai Kota, Anak Buah: Cuma Pindahin Kursi Aja Gitu
Mantan Mendikbud itu mengakui memang jumlah warga yang kesulitan semakin bertambah karena pandemi. Karena itu program yang berkaitan dengan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) perlu segera dituntaskan.
"Dahulu masyarakat berekonomi lemah atau rentan jumlahnya lebih sedikit, ketika pandemi meningkat agak besar. Karena itu di 2022 perlu ada keseriusan untuk program terkait kesra secara langsung khususnya di aspek kesehatan, pendidikan, dan aspek kegiatan usaha ukuran mikro dan kecil," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Kelebihan Bayar Peralatan Damkar Rp 6,5 M, PSI: Tidak Heran, Anies Ceroboh
-
BPK Temukan Dana Pembayaran Peralatan Damkar DKI Kelebihan Rp 6,5 Miliar
-
Anies Minta Penataan Balai Kota, Anak Buah: Cuma Pindahin Kursi Aja Gitu
-
Anies Tata Ruang TGUPP hingga Tempat Fitness di Balkot, Habis Berapa Duit?
-
Tugu Dinilai Tak Penting, PDIP Sebut Anies Seharusnya Bikin Parkiran Sepeda
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Tiket Kerap Ludes, TIM Umumkan Jadwal Pertunjukan dan Jam Buka Loket Planetarium Terbaru
-
Waspada! Hujan Petir dan Angin Kencang Mengancam Jakarta Siang Ini
-
Ada Penebangan Pohon, Ini Daftar Halte Transjakarta Koridor 8 yang Terdampak
-
Bareskrim Bongkar Jaringan Judi Online Internasional, Puluhan Tersangka Ditangkap di Berbagai Kota
-
Ajang 'Pajang CV' Cari Jodoh: Fenomena Cindo Match di Mall of Indonesia
-
Hujan Deras Bikin 10 RT dan 3 Ruas Jalan di Jakarta Tergenang
-
Gus Yahya Bantah Tunjuk Kembali Gus Ipul sebagai Sekjen PBNU
-
Longsor Akibat Kecelakaan Kerja di Sumedang: Empat Pekerja Tewas
-
Polisi Tembakkan Gas Air Mata Bubarkan Tawuran di Terowongan Manggarai
-
Hujan Deras Genangi Jakarta Barat, Sejumlah Rute Transjakarta Dialihkan