Suara.com - Polisi masih mencari ibu dari bayi perempuan yang dibuang di Sungai Cikukulu, Perumahan BTN Rancabali, Kelurahan Muka, Cianjur, Jawa Barat. Saat ditemukan, bayi yang diperkirakan baru berusia beberapa jam itu dalam kondisi selamat.
Kapolsek Cianjur, Kompol Achmad Supriyatna di Cianjur, Minggu (18/4/2021), mengatakan warga sekitar sempat geger dengan penemuan bayi yang terapung di pinggir sungai. Beberapa orang warga kemudian membawa bayi yang terbungkus kain batik ke rumah RT setempat.
Bayi malang tersebut, pertama kali ditemukan pasangan suami-istri, Dikdik yang mendengar suara tangisan bayi.
"Setelah dicari ternyata suara bayi berasal dari sungai yang terletak di belakang rumahnya. Kemudian bayi diserahkan ke ketua RT setempat," katanya sebagaimana dilansir Antara.
Selanjutnya, bayi berjenis kelamin perempuan itu dibawa ke bidan setempat untuk memastikan kondisi kesehatannya. Temuan bayi yang masih merah itu dilaporkan ke Mapolsek Cianjur Kota.
"Saat ini bayi tersebut dirawat di rumah bidan. Kami masih mencari siapa ibu yang tega membuang bayi tak berdosa itu," kata Kapolsek.
Saksi mata Dikdik tidak menyangka kalau suara bayi yang didengarnya berasal dari dalam sungai tepat di belakang rumahnya. Saat itu, air sungai tidak deras sehingga bayi dapat diselamatkan, meski bagian kepalanya sempat tertutup lumpur sungai.
"Saya pikir mendengar suara kucing, namun istri saya bilang kalau itu, suara bayi. Kami coba memastikan dan benar saja, ada bayi merah di dalam sungai terbungkus kain batik warna hitam," katanya.
Dia langsung mengangkat tubuh bayi yang sebagian besar terendam air sungai dan langsung membawanya ke rumah ketua RT dan RW setempat. Selanjutnya bayi yang diperkirakan baru beberapa jam dilahirkan ibunya, dibawa ke bidan setempat untuk memastikan kondisi kesehatannya.
Baca Juga: Sempat Mengira Anak Kucing, Warga Terkejut Temukan Bayi Menangis di Sungai
Berita Terkait
-
Tunggu Pemetaan Sesar Cimandiri, Warga Diminta Tak Tinggal di Perbukitan
-
Sempat Mengira Anak Kucing, Warga Terkejut Temukan Bayi Menangis di Sungai
-
Dikira Suara Kucing Menangis, Warga Terkejut Temukan Ini di Sungai
-
Jadwal Sholat dan Buka Puasa Bogor-Depok-Cianjur 19 April 2021
-
UPDATE: Bayi Laki-laki Tanpa Kaki Gegerkan Warga Tasikmalaya
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji
-
Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset
-
John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura
-
Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi
-
Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG
-
Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini
-
Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR
-
Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih
-
Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan
-
Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol