- TikToker Ethan Levins menyebarkan video berisi klaim koordinat sistem pertahanan udara Israel dan meminta Iran menyerangnya.
- Setelah video viral, muncul laporan bahwa lokasi yang diungkapkan oleh Levins benar-benar menjadi sasaran serangan rudal.
- Penyebaran informasi sensitif ini memicu perdebatan mengenai dampak media sosial terhadap dinamika konflik militer di Timur Tengah.
Suara.com - Seorang TikToker yang juga dikenal sebagai jurnalis independen asal Amerika Serikat (AS), Ethan Levins menjadi sorotan setelah videonya viral di media sosial.
Video miliknya tersebut menampilkan klaim mengenai lokasi sistem pertahanan udara milik Israel, termasuk koordinat yang disebut sebagai posisi baterai sistem pertahanan Patriot.
Dalam video yang beredar, pria tersebut menyebutkan detail lokasi yang diduga menjadi bagian dari sistem pertahanan udara Israel.
Ia bahkan secara terbuka meminta agar Iran menargetkan lokasi tersebut menggunakan serangan rudal.
Konten itu dengan cepat menyebar di berbagai platform media sosial dan memicu perdebatan luas di kalangan warganet.
Sebagian pengguna menilai tindakan tersebut berbahaya karena menyebarkan informasi yang berkaitan dengan lokasi militer, sementara yang lain meragukan kebenaran informasi yang disampaikan.
Beberapa waktu setelah video tersebut viral, muncul laporan di kolom balasan yang menyebut bahwa lokasi yang dimaksud benar-benar diserang.
Warganet kemudian mengaitkan serangan tersebut dengan informasi koordinat yang sebelumnya diunggah oleh TikToker tersebut.
Sosok yang membuat video itu kemudian memberikan tanggapan terkait perkembangan tersebut melalui unggahan lanjutan di media sosial.
Baca Juga: Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak, Amerika Sebut Kecelakaan tapi Iran Klaim Ditembak Rudal
Ia mengklaim bahwa serangan yang terjadi berkaitan dengan lokasi yang sebelumnya ia ungkapkan.
"Iran menembakkan rudal ke lokasi tepat di mana saya merekam video saya tentang mengungkap pertahanan Israel kemarin," tulis Ethan Levins di akun X pribadinya.
Pernyataan tersebut semakin memicu perdebatan di dunia maya mengenai dampak penyebaran informasi sensitif di media sosial, terutama yang berkaitan dengan konflik militer yang sedang berlangsung di kawasan Timur Tengah.
Sejumlah pengamat menilai bahwa fenomena ini menunjukkan bagaimana media sosial dapat memengaruhi dinamika konflik modern. Informasi yang tersebar secara cepat dan luas berpotensi dimanfaatkan oleh berbagai pihak, baik untuk propaganda maupun tujuan militer.
Meski begitu, hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari pihak Israel maupun Iran terkait klaim bahwa serangan tersebut benar-benar berkaitan dengan video yang viral di media sosial tersebut.
Berita Terkait
-
Buntut Ketegangan Timur Tengah, Pemerintah Siapkan Pemulangan 34 WNI dari Iran
-
Patahkan Stigma Iran 'Seram', Traveler Ini Bagikan Pengalaman Salat di Masjid Syiah
-
AS Tawarkan Hadiah Rp169 Miliar untuk Informasi Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei
-
Donald Trump Umumkan Pengeboman Terdahsyat dalam Sejarah Timur Tengah, Kilang Iran Dilindungi
-
Dukungan untuk Iran di Piala Dunia 2026 Bikin Keisuke Honda Kehilangan Kontrak dari Perusahaan AS
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas
-
Rambah Hutan Lindung di Batam, PT GTP Jadi Tersangka Korporasi
-
Truk LPG Hantam 11 Kendaraan di Kota Bandung, Pesepeda Wanita Meninggal Dunia
-
TNI Masuk MBG, Aktivis Kritik Pendekatan Militer: Bukan Situasi Perang
-
Atasi Sampah Kabupaten Bogor, PSEL Galuga Siap Dibangun di Atas Lahan Kopassus