Pada 18 April lalu di kota Worms digelar peringatan 500 tahun persidangan Martin Luther dengan acara multimedia "The Luther Moment," yang memproyeksikan peristiwa dramatis lima abad lalu itu ke dinding gereja.
Slogan yang dipertanyakan para ahli sejarah
Apakah dalam Sidang Worms Martin Luther benar-benar mengeluarkan kata-kata "Di sini aku berdiri.." yang menjadi sangat terkenal itu, masih dipertanyakan para ahli sejarah.
Karena dalam protokol dari Sidang Worms tidak tercatat ada kata-kata itu. Yang dicatat adalah seruan Martin Luther ke langit: "Tuhan tolonglah saya.." Yang pasti, dari Sidang Worms terjadilah perpecahan besar antara Gereja Katolik dan Protestan, yang berlangsung hingga saat ini, sekalipun sekarang kedua gereja tidak terlibat pertikaian.
Bahkan sejak lama ada Gerakan Ekumene yang bertujuan menjembatani dua cabang utama gereja kristen ini.
Di kota Worms sendiri, dengan jumlah penduduk sekitar 85 ribu orang, 28,3% beragama Protestan dan 23,4% beragama Katolik.
Jutta Herbert menekankan, kota Worms memang dikenal sebagai kota Martin Luther, tetapi bukan kotanya kaum Protestan, melainkan kota Protestan dan Katolik sekaligus. (hp/gtp)
Berita Terkait
-
Cha Eun Woo Jadi Katolik saat Wamil, Pilih Nama Baptis John the Apostle
-
Geger Kelompok Society of Saint Pius X Angkat 4 Uskup Tanpa Persetujuan Paus Leo, Siapa Mereka?
-
Alumni PMKRI Minta Laporan ke Jusuf Kalla Dicabut, Sebut Ceramah UGM Telah Diedit
-
Pemuda Katolik Soroti Klarifikasi JK, Dinilai Perlu Lebih Efektif dan Tak Perlu Berulang
-
Vatikan: Doa Saja Tak Cukup, Umat Diminta Bergerak Hentikan Perang di Iran
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
6 Saham Masuk Rekomendasi di Tengah Penurunan Tensi Perang, Ada Emiten BIPI
-
Penjaga Sekolah di Bintan Peras Uang Jajan Siswa SD Selama 3 Tahun Demi Main Judi Online
-
PSIS Kunci Raffinha, Mahesa Jenar Perkuat Misi Kembali ke Super League
-
Cashlez Kantongi Dana Rp237,2 Miliar dari Rights Issue, Siap Perluas Ekosistem Pembayaran Digital
-
Kobaran Api Kepung Hutan Gunung Jati
-
Deepfake AI Teror Mahasiswi PTN di Solo, Polisi Kantongi Profil Terduga Pelaku
-
Penjualan Semen SIG Tembus 18,27 Juta Ton, Naik 5,6% di Tengah Persaingan Ketat
-
Anggaran Militer Melejit Rp187 T, Kabinet Bayangan: Mau Perang dengan Korbankan Demokrasi?
-
Siap-Siap! Jatim Usulkan 2.100 Kursi CPNS 2026, Ini Bocoran Jadwalnya
-
IHSG dan Rupiah Melemah Usai Perry Warjiyo Mundur, Gubernur BI Buka Suara