Suara.com - Dewan Pimpinan Pusat Peduli Bangsa Nusantara mengajak seluruh kelompok masyarakat, terutama umat Islam, tidak terprovokasi dengan pernyataan Jozeph Paul Zhang, yang mengaku sebagai nabi ke-26.
Ketua Umum DPP Peduli Bangsa Nusantara Ferry Razali melalui pesan tertulis mengatakan masalah itu telah ditangani oleh kepolisian sehingga masyarakat tidak perlu ikut terhasut atau terpancing dengan ujaran Paul Zhang di media sosial Youtube.
“Mari kita serahkan kepada aparat yang berwenang dan pemerintah untuk menangani peristiwa ini. Saya yakin hukum akan ditegakkan,” kata Ferry.
Ferry berpendapat masyarakat Indonesia merupakan bangsa yang toleran sehingga ujaran Paul Zhang tidak akan mudah memantik reaksi warga.
“Kita sudah masuk dalam situasi saling menghormati dan toleransi terhadap umat beragama,” katanya.
Ketua Dewan Pembina DPP PBN Rahmat Bastian meminta kepolisian segera menindak Paul Zhang karena perbuatan dan ujarannya itu meresahkan warga.
“(Perbuatan) itu bentuk penistaan terhadap Islam, menimbulkan situasi yang kurang baik terhadap kondusivitas di negeri ini,” kata Rahmat.
Jozeph Paul Zhang, yang mengaku telah melepas statusnya sebagai warga negara Indonesia, mengaku sebagai nabi ke-26 lewat video yang dia unggah ke Youtube. Tidak hanya itu, ia juga membuka forum diskusi virtual bertajuk “Puasa Lalim Islam”.
Data Kantor Imigrasi menunjukkan Paul Zhang telah meninggalkan Indonesia sejak 2018.
Baca Juga: Keras! Novel Bamukmin: Kalau Tak Ditangkap, Jozeph Bakal Dihakimi Umat!
Terkait tayangan itu, Badan Reserse Kriminal Kepolisian Republik Indonesia telah mendalami dan melengkapi dokumen penyelidikan.
Kepolisian juga akan menggandeng Interpol untuk memetakan keberadaan Paul Zhang serta menerbitkan daftar pencarian orang terhadap pembuat video itu.
Kepala Bareskrim Polri Komjen Agus Andrianto pada Minggu (18/4) mengatakan penyelidikan terhadap Paul Zhang tetap akan berlanjut, meskipun ia berada di luar negeri.
Berita Terkait
-
Bayar Zakat Bisa Sekaligus Pangkas Pajak? MUI Dorong Pemerintah Ubah Skema Tax Credit
-
Momen Perpisahan di Baitullah, Jamaah Haji Jalani Tawaf Wada
-
Di Antara Dingin, Doa, dan Cahaya Subuh Al-Aqsa
-
Dipolisikan Kasus Penistaan Agama, JK Larang Umat Islam Demo Bela Dirinya: Jangan!
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak
-
Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang
-
Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue
-
Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan
-
Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau
-
Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara
-
Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus
-
BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah
-
Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026