Suara.com - Hari ini (21/04/2021) bertepatan dengan hari Kartini. Seperti yang sudah kita tahu, Kartini merupakan pahlawan yang memperjuangkan hak-hak perempuan. Berikut ini puisi puisi Kartini
Diketahui, Kartini memiliki nama lengkap Raden Ajeng Kartini Djojo Adhiningrat. Beliau lahir pada 21 April 1879 di Jepara. Itulah mengapa hari Kartini ditetapkan pada setiap tanggal 21 April, karena disesuaikan dengan hari lahir beliau.
RA Kartini merupakan putri dari Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat yang kala itu menjabat sebagai Bupati Jepara dan MA Ngasirah. Untuk mengenang jasanya dalam memperjuangkan hak-hak perempuan, berikut ini puisi hari Kartini.
Contoh Puisi untuk Memperingati Hari Kartini
R.A Kartini
(Karya: Ahmad Maulana)
Engkau adalah puteri yang berjiwa pahlawan
Rela mengorbankan jiwa, serta ragamu
Tak gentar melawan takdirmu
Untuk memajukan negara ini
Engkau adalah sosok srikandi
Yang rela mengorbankan harta, dan bendamu
Tidak pernah merasa letih dalam
Memperjuangkan negara ini
Engkau adalah pahlawan dari kaummu
Cita-citamu amatlah mulia
Demi mewujudkan tunas bangsa
Kebanggaan agama serta negara
Baca Juga: Gemesin Banget! 4 Potret Anak Artis Pakai Baju Adat di Hari Kartini
Raden Ajeng Kartini
(karya: Anisa Ayu)
Ibu Kartini
Engkau memang sangat berani
Berjuang untuk kaum putri
Agar sederajat dengan kaum lelaki
Ibu Kartini
Namamu selalu harus mewangi
Tak bisa pudar sama sekali
Walau engkau kini telah pergi
Kartini
(Karya: Annisa Salsa Bila)
Tanpa gentir tak tersingkir
Tanpa lelah tak mau kalah
Tak putus asa memberi jasa
Tak habis jiwa tak habis raga
Penjajah harus musnah Indonesia harus merdeka
Kita bukan budak
Yang mati dimakan gagak
Di sela wanita aku ada
Berjuang dengan semangat membara
Bagai api membakar daun
Menghanguskan setiap pendusta
Bela Negara tinggal keluarga
Darah beralir semangat
Terkucur dalam keringat
Pertahankan martabat
Kartini
Bela pemuda pemudi
Tak sakti
Namun berarti
Puisi Hari Kartini
(Karya: - )
Engkau seperti cahaya senja
Yang hadir memberikan penerangan
Engkau laksana lentera
Penerang semua kegelapan
Langkah engkau adalah masa depanku
penentu kehidupan Mutu
Perjuangan engkau laksana jalan
Untuk mencapai masa depan cerah
21 April kita rayakan kemenangan
Beribu kata dalam satu ungkapan
Harapanku adalah impianmu
Di tengah rosanya badai kehidupan
Nah, itulah beberapa puisi Hari Kartini yang bisa kamu baca saat perayaan hari Kartini. Selamat Hari Kartini, terima kasih atas semua jasamu dalam memperjuangkan emansipasi.
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
Terpopuler
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
Terkini
-
Rano Karno Yakin Parkir Liar di Tanah Abang Bisa Tertib Dalam 3 Hari
-
Mulai Puasa Rabu Besok, Masjid Jogokariyan dan Gedhe Kauman Jogja Gelar Tarawih Perdana
-
Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh 19 Februari 2026, Ini Penjelasan Kemenag
-
Kemenag Tetapkan 1 Ramadan Pada Kamis 19 Februari, Mengapa Beda dengan Muhammadiyah?
-
Bertemu Wakil Palestina di PBB, Menlu Sugiono Tegaskan Dukungan Indonesia
-
Getok Tarif Parkir Rp100 Ribu, Polisi Ciduk 8 Jukir Liar di Tanah Abang
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Komdigi Siapkan Aturan Penggunaan AI, Lokataru Endus Motif Kepentingan Bisnis dan Politik
-
Sambangi Kelenteng Bio Hok Tek Tjeng Sin, Rano Karno Gaungkan Pesan Keadilan di Tahun Baru Imlek
-
Lokataru Minta Masalah Kebocoran Data Nasional Dievaluasi Sebelum Bahas RUU KKS