Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menggelar vaksinasi Covid-19 untuk kalangan pekerja seni di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (22/4/2021). Mulai dari penyanyi Raisa Andriana hingga komedian Denny Chandra atau Denny Cagur ikut disuntik vaksin.
Anies pun ikut memantau langsung vaksinasi yang digelar bersamaan dengan penyuntikan tahap dua untuk jurnalis. Vaksinasi ini merupakan langkah lanjutan Pemprov DKI Jakarta usai Presiden Joko Widodo, menginisiasi vaksinasi untuk pekerja seni di Galeri Nasional pada Senin (19/4/2021) lalu.
Anies menjelaskan, pihaknya melalui Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta telah berkoordinasi dengan asosiasi seni guna mendata para seniman agar mereka memperoleh vaksin Covid-19.
“Vaksinasi ini memfasilitasi semua pekerja seni. Jumlahnya cukup banyak, karena itu kami koordinasi bersama dengan asosiasi pekerja seni dan Dewan Kesenian Jakarta untuk mengumpulkan dan membuat daftar nama teman-teman pekerja seni yang bisa mendapatkan vaksin," kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (22/4/2021).
Anies berharap, dengan program vaksinasi yang ditargetkan sebanyak 30.000 dosis vaksin ini akan membuat industri seni dapat bergeliat kembali. Sehingga, para pekerja seni dapat berkreasi menciptakan karya yang membawa manfaat kepada masyarakat, terutama untuk memberikan hiburan di tengah masa pandemi.
“Kami berharap, dengan adanya vaksinasi ini, maka teman-teman pekerja seni bisa berkarya dengan lebih leluasa dan bisa kembali memunculkan kreasi yang memberikan manfaat pada masyarakat. Karena potensi keterpaparan ditekan melalui vaksin dan disiplin protokol kesehatan,” ujarnya.
Vaksinasi bagi seniman ini, kata Anies, adalah upaya untuk memberi perlindungan warga dari Covid-19. Di samping itu, warga pun akan bahagia dengan hiburan yang bisa disajikan.
"Kali ini di Balai Kota, tapi kita akan memiliki tempat-tempat pelaksanaan vaksinasi di berbagai wilayah. Sehingga, teman-teman pekerja seni mendapatkan vaksin secara lebih mudah,” jelasnya.
Di tempat yang sama, Raisa mengatakan dunia seni sangat terdampak pandemi Covid-19. Sebab, interaksi dibatasi dan kerumunan dilarang. Sehingga, konser-konser atau kegiatan mengumpulkan orang tidak mungkin dilakukan, padahal di balik sebuah acara konser, banyak aspek yang juga terdampak.
Baca Juga: Vaksinasi Lansia di Kantor Dinkes DIY Diiringi Lagu Nostalgia
"Yang terdampak mungkin banyak yang nggak kelihatan, karena bukan sekadar kami saja yang ada di atas panggung, tapi seluruh industrinya. Misalnya, rental alat musik, EO, pekerja panggung, security, petugas kebersihan konser, itu semua terdampak,” tuturnya.
Denny Cagur pun berharap kegiatan ini dapat menggerakkan roda perekonomian, khususnya bisnis seni dan hiburan. Selain itu, Denny juga mengingatkan agar pekerja seni yang telah divaksin tetap mematuhi protokol kesehatan, karena risiko terpapar tetap ada meskipun dampaknya tak separah yang belum divaksin.
“Moga-moga ini jadi salah satu jalan keluar bagi kita untuk menggerakkan ekonomi terutama di bidang entertain, karena pekerja seninya dapat bekerja seperti semula menghasilkan karya yang bermanfaat,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?