Suara.com - Penyanyi populer di Kuwait yang bernama Shams, mengubur dirinya sendiri untuk merasakan sensasi kematian. Wanita umur 40 tahun itu, ia memiliki ide unik ini agar merasakan ketenangan jiwa.
Menyadur Gulf News Sabtu (24/04), hal lain yang mendorongnya untuk kubur diri sendiri adalah agar dapat 'rahmat Allah'.
"Saya ingin mengalami gagasan tentang kematian, menyendiri dan hidup dalam ketakutan," katanya dalam acara The Fortune Teller yang ditayangkan di TV swasta Mesir Al Mehwar.
Penyanyi itu berkata telah membanamkan dirinya di bawah pasir pantai selama 20 menit dan ia justru merasa aman dan damai, tak seperti ketakutan yang ada dalam pikiran orang kebanyakan.
"Saya merasa aman dan damai."
"Saya merasa bahwa hidup hanyalah tipu daya dan kebohongan. Saya mulai menahan diri untuk mempertanggungjawabkan."
"Saya merasa rahmat Allah lebih besar dari kesalahan saya."
Lalu apa kesalahan terbesar Shams yang paling ia rasakan saat mengubur diri sendiri? Rupanya, penyanyi tenar ini merasa menyesal sudah mengabaikan ibunya selama perjalanan ke luar negeri.
Baca Juga: Profil Maudy Ayunda, Penyanyi Indonesia Masuk Forbes 30 Under 30 Asia 2021
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Update Kasus TPKS Gedung DPP Bapera: Konfrontir Saksi Berujung Ricuh, Polisi Amankan Pelaku
-
WFH ASN Bukan Work From Anywhere, Kemenag Tegaskan Pegawai Harus Standby di Rumah
-
Indonesia Berduka Nama Personel UNIFIL yang Tewas Dibacakan Lantang di Depan Dewan Keamanan PBB
-
Belajar dari Zebra Cross 'Pac-Man', Pemprov DKI Diminta Wadahi Kreativitas Warga di Fasilitas Publik
-
Perang Iran di Depan Mata? Ribuan Tentara AS Mendarat, Trump Minta Negara Arab 'Bayar' Perang
-
DPR Minta Pemerintah Awasi Ketat ASN yang WFH Jumat: Harus Benar-benar Kerja!
-
Waspada Kemarau Panjang 2026, DPR RI Minta Kemenhut Perkuat Koordinasi Cegah Karhutla
-
Amerika Serikat Catut Dunia Tak Akui Iran Kuasai Selat Hormuz
-
Viral Spanduk 'TNI Pembunuh' di JPO Jakarta, Satpol PP: Hanya Konten, Langsung Dibongkar
-
Warga Aceh Dikeroyok di Markas Polda Metro, Mualem Berang: Polisi Harus Lindungi, Bukan Membiarkan!