Suara.com - Anggota DPRD Jakarta dari fraksi PDIP Gilbert Simanjuntak menyesalkan kegiatan konvoi kemenangan yang dilakukan JakMania, suporter Persija. Konvoi terjadi setelah klub sepak bola Ibu Kota itu menjadi kampiun Piala Menpora 2021.
Gilbert menilai Gubernur Anies Baswedan seharusnya bisa mengambil tindakan pencegahan.
Menurut Gilbert, jika dari awal ada tindakan pencegahan, maka JakMania tidak akan sampai konvoi berbondong-bondong di kawasan Bundaran HI. Imbauan harusnya digencarkan untuk meminta tak ada acara keramaian di tengah pandemi Covid-19.
"Seharusnya Pemprov sejak awal sudah menghimbau agar kerumunan ini tidak terjadi," ujar Gilbert saat dikonfirmasi, Senin (26/4/2021).
Gilbert pun mengungkit foto Anies di sebuah tempat bertuliskan "Joglo Kemenangan Anies Capres 2024" saat kunjungan ke daerah Ngawi, Jawa Timur.
Anies diduga bertemu dengan pengusaha beras bernama Billy Haryanto.
Ia pun menilai Anies malah kurang memedulikan tindakan pencegahan untuk acara JakMania. Mantan Mendikbud itu malah disebutnya lebih tertarik melakukan sosialisasi untuk Pilpres 2024.
"Bukan malah sibuk kesana kemari seperti sosialisasi pra-nyapres," jelasnya.
Karena sudah terjadi, Gilbert pun meminta agar Pemprov segera mendata siapa saja orang yang ikut konvoi itu. Tujuannya untuk memudahkan penelusuran jika terjadi temuan kasus positif Covid-19.
Baca Juga: Anak Buah Anies Ungkap Kasus Covid-19 Naik usai Acara Rizieq di Petamburan
"Agar mereka mendata kelompok tersebut untuk pencegahan covid menular dan lebih antisipatif bila ada potensi kerumunan," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Dipanggil TC Timnas Indonesia, Marc Klok: Mimpi yang Jadi Nyata!
-
Diego Michiels Cekcok dengan Nabil Husein Sebelum Hengkang dari Borneo FC
-
Anak Buah Anies Ungkap Kasus Covid-19 Naik usai Acara Rizieq di Petamburan
-
Sidang Rizieq, Anak Buah Anies Dicecar soal Jokowi Hadiri Pernikahan Artis
-
Persija Juara Piala Menpora, Spanduk The Jakmania Bertebaran di Sudut Kota
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
Terkini
-
Polisi Sebut Habib Bahar Ikut Lakukan Pemukulan di Kasus Penganiayaan Banser
-
Riza Chalid Diburu Interpol, Kerry Andrianto: Ayah Tak Tahu Apa-apa
-
Uji Coba Digitalisasi Bansos di Banyuwangi Diklaim Sukses, Angka Salah Sasaran Turun Drastis
-
Tak Sendiri, Habib Bahar Ternyata Tersangka Keempat Kasus Penganiayaan Banser!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Waspada Tren 'Whip Pink, Kepala BNN Singgung Risiko Kematian: Secara Regulasi Belum Masuk Narkotika
-
Anggaran Mitigasi Terbatas, BNPB Blak-blakan di DPR Andalkan Pinjaman Luar Negeri Rp949 Miliar
-
Berduka dari Abu Dhabi, Megawati Kenang Kesederhanaan Keluarga Jenderal Hoegeng dan Eyang Meri
-
KPK Panggil Eks Dirut Pertamina Elisa Massa Manik Terkait Kasus Jual Beli Gas PGN
-
Kolegium Dokter Harus Independen! MGBKI Kritik Kemenkes 'Kaburkan' Putusan Penting Ini