Suara.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengaku miris mendengar masih ada orang di daerah yang menganggap bahwa pandemi Covid-19 hanya terjadi di DKI Jakarta.
Budi menyebut perilaku acuh seperti inilah yang membuat kepatuhan protokol kesehatan kian menurun dan berimbas pada pandemi Covid-19 yang semakin sulit dikendalikan.
"Saya selalu mendengar candaan dari teman-teman bahwa Covid-19 itu adanya hanya di Jakarta, kalau di kampung saya tidak ada jadi saya tidak perlu memakai masker, cuci tangan, jaga jarak," kata Budi dalam Peringatan Hari Malaria Sedunia, Selasa (26/4/2021).
Oleh sebab itu dia meminta pemerintah daerah untuk menjadi teladan bagi masyarakatnya untuk selalu menerapkan protokol kesehatan 5M memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan, dan membatasi mobilitas.
"Jika akibat kelalaian pimpinan daerah yang terlalu menganggap sepele penyakit menular ini yang lupa menerapkan prokes akibatnya bisa sangat fatal," tegasnya.
Dia juga menegaskan bahwa masyarakat tidak boleh terlarut dalam euforia vaksinasi yang belum mencapai target untuk membentuk kekebalan kelompok atau herd immunity.
"Vaksin itu hanya salah satu cara, yang paling penting adalah penerapan dari protokol kesehatan," ucap Budi.
Diketahui, pandemi COVID-19 telah menginfeksi 1.647.138 orang Indonesia, kini masih terdapat 100.652 kasus aktif, 1.501.715 orang sudah dinyatakan sembuh, dan 44.771 jiwa meninggal dunia.
Baca Juga: Menlu Minta Warga Waspada Gelombang Kedua Pandemi COVID-19 di Indonesia
Berita Terkait
-
Menlu Minta Warga Waspada Gelombang Kedua Pandemi COVID-19 di Indonesia
-
Pengantin Pria Kena Covid-19, Wanita Ini Menikah Pakai APD
-
Berkurang 98 Orang, RSD Wisma Atlet Kini Rawat 1.446 Pasien COVID-19
-
Tsunami Covid-19 India: Bangsal Makin Penuh, Api Kremasi Membumbung Tinggi
-
Kasus Covid-19 Filipina Capai Sejuta, Daftar Makanan Terburuk untuk GERD
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Menangkap Matahari Mengubahnya Jadi Listrik, Kisah Masjid Mujahidin Menuju Energi Bersih
-
Gus Ipul Apresiasi Komitmen Pemprov Sulteng dalam Pengembangan Sekolah Rakyat
-
Daur Ulang Air Wudhu hingga Panel Surya, Jejak Kampus Muhammadiyah Menuju Transisi Energi
-
Rudal Iran Hancurkan 1.000 Rumah Tel Aviv Hingga Tak Layak Huni
-
Baleg DPR Sepakat RUU PPRT Dibawa ke Paripurna untuk Disahkan
-
Irvian Bobby Sultan Kemnaker Sebut Noel Minta Rp3 Miliar Pakai Kode '3 Meter'
-
Gempa M 7,4 dan Tsunami Landa Jepang Utara, Kemlu RI Pastikan Kondisi WNI Aman
-
Bakal Diambil Keputusan Tingkat I Malam Ini, Berikut 12 Poin Substansi RUU PPRT
-
Komnas Perempuan: Candaan di Grup WA Bisa Masuk Kekerasan Seksual
-
Mencetak Generasi Peduli Lingkungan yang Bertanggung Jawab Melalui Proyek Fikih Hijau