Suara.com - Anggota Komisi I DPR RI Yan Permenas Mandenas meminta aparat TNI-Polri memperketar jalur darat, air, dan udara untuk menjaga lalu lintah dalam rangka pencegahan jual beli senjata dan amunisi kepada kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua.
Permintaan itu menyusul tewasnya Kepala BIN Daerah (Kabinda) Papua, Brigjen TNI I Gusti Putu Danny Karya Nugraha akibat ditembak.
Menurut Yan, aparat harus melakukan evaluasi penggunaan amunisi oleh pasukan organik maupun unorganik sehingga amunisi itu tidak sampai diperjuablikan kepada KKB.
Selain itu, evaluasi perdagangan senjata harus dilakukan. Mengingat kata Yan, perdagangan senjata kepada KKB diketahui disuplai oleh oknum anggota TNI dan Polri. Para oknum tersebut menjadi pemasok senjata KKB, di mana senjata dan amunisi yang sama digunakan kelompok itu untuk menyerang aparat.
"Jadi saya pikir jalur lalu lintas laut, darat dan udara perlu diperketat untuk memantau langsung peredaran senjata dan transaksi jual beli senjata di wilayah konflik yang ada di Papua. Khusus wilayah-wilayah pegunungan karena saya pikir oknum-oknum aparat kita juga banyak yang nakal," kata Yan di Kompleks Parlemen DPR, Selasa (27/4/2021).
Yan mengatakan oknum aparat TNI atau Polri kerap menjadi pemasok senjata bagai KKB. Oknum tersebut menjual amunisi dan menjual senjata.
"Dan saya pikir ada juga sponsor-sponsor intelektual lain yang perlu kita ungkapkan adalah aliran dananya. Aliran dananya sampai saat ini dari kejadian ke kejadian pemerintah tidak mampu untuk mengungkapkan siapa pemasok anggaran untuk pergerakan KKB yang ada di Papua," kata Yan.
Kabinda Dimakamkam di TMP
Perwakilan Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) turut menghadiri prosesi pemakaman Kepala BIN Daerah (Kabinda) Papua, Brigjen TNI I Gusti Putu Danny Karya Nugraha di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Selasa (27/4/2021) hari ini.
Baca Juga: Kontak Tembak dengan KKB Papua, Satu Anggota Brimob Tewas
Sektetaris Umum PHDI, I Ketut Parwata mengatakan, semula mendiang Brigjen Putu Danny akan dikremasi. Namun, hal itu urung dilakukan dan ternyata dimakamkan secara militer di TMP Kalibata.
"Tidak jadi kremasi, jenazahnya dibawa ke sini, jenazah yang dimakamkan, tadinya mau dikremasi di Cibinong. Tapi tidak jadi," kata Ketut Parwata di lokasi.
Ketut Parwata mengatakan, sempat ada upacara keagamaan ketika prosesi pemakaman berlangsung. Namun, dia tidak menjelaskan secara detail bagaimana upacara itu berlangsung.
"Ada (acara keagamaan). Pemakaman juga dihadirin Wakabin," sambungnya.
Upacara militer iringi pemakaman Kabinda Papua di TMP Kalibata.
Sementara itu, upacara militer mengiringi prosesi pemakaman Brigjen Putu Danny. Pada pukul 10.00 WIB tadi, seperti dilihat Suara.com dari kejauhan, saat mendiang Brigjen Putu Danny tiba di lokasi, terdengar suara dentuman sebagai bentuk penghormatan terakhir.
Prosesi pemakaman itu berlangsung kurang lebih sekitar 40 menit. Sebelumnya, pada pukul 09.40 WIB, dua unit ambulans milik TNI bertuliskan mobil jenazah tiba di lokasi.
Berita Terkait
-
Kontak Tembak dengan KKB Papua, Satu Anggota Brimob Tewas
-
Satu Brimob Gugur saat Baku Tembak dengan KKB di Puncak
-
Tewas Ditembak KKB, Kabinda Papua Brigjen Danny Tiap Tahun Aktif Ikut Nyepi
-
Jenderal TNI Gugur Ditembak, Polri Murka dan Janji Berantas KKB di Papua
-
Jenderal TNI Tewas Ditembak, Polri: Tak Ada Lagi Tempat Bagi KKB di Papua!
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
Pilihan
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
Terkini
-
Ucapan Trump 100 Persen Bohong, Iran Hujani Tel Aviv dengan Rudal Bermuatan Ratusan Kg Peledak
-
Terintegrasi Banyak Tempat Wisata dan Pusat Perbelanjaan, LRT Bisa Jadi Solusi Libur Lebaran
-
Sindiran Satire ke KPK, Panen Penghargaan Buntut Yaqut Jadi Tahanan Rumah Saat Lebaran
-
Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Diprediksi Hari Ini, One Way Nasional Diberlakukan
-
Arus Balik Lebaran Semakin Padat di Terminal Kampung Rambutan
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Pesepeda Lansia Masuk Tol Jogja-Solo, Ngaku Bingung karena Jalan Baru
-
Ucapan Trump Dibayar Kepulan Asap oleh Iran: Tel Aviv Hancur, Warga Panik
-
2 Warga Yerusalem Membelot, Kirim Data Penting Israel ke Iran
-
Ledakan Dahsyat Guncang Kilang Minyak Texas AS, Diserang Rudal Iran?