Suara.com - Pelaksana tugas Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia Giring Ganesha atau dikenal Giring Nidji mengajak masyarakat untuk menaati kebijakan pemerintah melarang aktivitas mudik Lebaran demi mencegah penyebaran Covid-19. Giring berharap jangan sampai ledakan kasus corona di India terjadi di Indonesia.
“Kita harus belajar dari India. Di sana terjadi lonjakan Covid jilid dua atau ketiga. Jangan sampai lonjakan (Covid) setelah liburan tersebut terjadi juga di sini (Indonesia)," kata Giring ketika membagikan takjil di Jalan Wahid Hasyim, Jombang, Kamis (29/4/2021), kemarin.
PSI, kata Giring, mendukung kebijakan pemerintah melarang mudik. Dia menyebut, "Ini keputusan bijak dari pemerintah. Semoga kita semua diberi kesabaran. Mudah-mudahan tahun depan kita bisa mudik.”
Dalam acara pembagian takjil gratis, PSI melibatkan Pos Bantuan Hukum Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama dan keluarga besar Pengadilan Negeri Jombang.
Di acara tersebut, Giring diminta warga untuk menyanyikan lagu Laskar Pelangi.
Ketua DPD PSI Jombang Malik Mahardika Aditia Rahman mengatakan kegiatan Giring di Jombang dalam rangka safari Ramadhan.
PSI membagikan 10 ribu mushaf Alquran. “Nah, dari jumlah tersebut, sebanyak 140 Alquran kita bagikan di Jombang,” ujar Malik dalam laporan Beritajatim.
Berita Terkait
-
Pandemi Senyap 2026: Mengapa Anak Indonesia Kembali Diserang Campak?
-
WFH demi Hemat BBM: Solusi Visioner atau Sekadar Geser Beban ke Rakyat?
-
Pemerintah Siapkan Skenario dari era Covid-19 Hadapi Krisis Energi Akibat Konflik Timur Tengah
-
Debat ICW: PSI dan Perindo Soroti Ketergantungan Industri Ekstraktif dan Sponsor Politik
-
PSI Gelar Mudik Gratis 2026: Siapkan 100 Bus untuk 5.000 Penumpang, Ini Cara Daftarnya!
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
Terkini
-
Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu
-
Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara
-
Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata
-
Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps
-
Perdokjasi Dorong Prodi S2 Kedokteran Asuransi Pertama di Indonesia, Target Berdiri 2028
-
Insiden Panipahan Jadi 'Wake-Up Call', Kapolda Riau Deklarasi Perang Total Lawan Narkoba
-
Unggah Foto AI Dipeluk Yesus, Donald Trump Ingin Dianggap sebagai Mesias
-
Nyatakan Netral, PSI Siap Mediasi Sahat-JK
-
Resmi, UBL Pecat Dosen Terduga Pelaku Pelecehan Mahasiswi
-
Lebih Efisien dari BBM, Seberapa Efektif Truk Listrik Kurangi Emisi?