Suara.com - Seorang pria berusia 70 tahun terpaksa bawa jenazah istri pakai sepeda menuju lokasi kremasi karena tidak ada orang di desanya yang menawarkan bantuan.
Menyadur Indian Express Jumat (30/4/2021), istrinya meninggal empat hari yang lalu karena Covid-19 dan penduduk desa takut tertular virus, sehingga mereka tak membantunya mengantar jenazah.
Pria berjanggut dengan penampilan lemah ini berasal dari desa Ambarpur yang jaraknya lebih dari 200 km dari ibu kota negara bagian Lucknow. Perjuangannya membawa jenazah istri dengan sepeda telah terekam dalam dua foto.
Di salah satu foto, kakek itu terlihat menggendong jenazah sang istri memakai sepedanya dan di foto lainnya menunjukkan ia duduk tak berdaya di pinggir jalan dengan tubuh sang istri tergeletak di atas sepedanya yang jatuh.
Polisi mengatakan istri pria itu meninggal karena Covid-19 di rumah sakit distrik pada 26 April, dan jenazahnya dikirim kembali ke desanya dengan ambulans.
“Namun penduduk desa termasuk para tetua menolak untuk membantunya untuk melakukan ritual terakhir karena khawatir tertular virus,” kata SHO Madiahun Munna Lal Dhusia kepada PTI.
“Setelah tidak ada yang datang untuk membantu, lelaki tua itu memutuskan untuk tetap membawa jenazah istrinya dan dikremasi."
"Namun, ia kesulitan membawa jenazah dengan sepeda dan dia terus kehilangan keseimbangan," kata SHO.
Polisi membantunya setelah mengetahui tentang insiden itu dengan menelepon ambulans dan bahan yang dibutuhkan untuk melakukan ritual terakhir dan membawa jenazah ke Ramghat tempat kremasi dilakukan, katanya.
Baca Juga: Pandemi di Melawi Kalbar, Kasus Harian Covid-19 Naik Tiga Kali Lipat
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Amerika Serikat Akhirnya Akui 200 Tentara Jadi Korban Rudal Kiamat Iran
-
6 Fakta Kecelakaan Bus Haryanto Tabrak 5 Mobil Pemudik di Tol Batang
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
Terkini
-
Dulu Terpisah dan Naik Motor, Kini Wawan Bahagia Boyong Keluarga Mudik Gratis ke Tegal
-
Posko Kemnaker Kebanjiran Aduan, Hampir 1.000 Kasus Perusahaan Belum Bayar THR Lebaran
-
Donald Trump dan Israel Bahas Perluasan Operasi Darat di Lebanon Selatan, Singgung Hizbullah
-
Alami Luka Bakar 20 Persen, Kemenkes Pastikan Seluruh Biaya Pengobatan Andrie Yunus di RSCM Gratis
-
Bocor! Surat Rahasia Hamas ke Mojtaba Khamenei: Negara-negara Arab Mengkhianati Palestina
-
Sebut Negara Gagal, Donald Trump Sesumbar Bisa Lakukan Apa Saja pada Kuba
-
Menteri PPPA Beberkan Standar Transportasi Ramah Perempuan dan Anak Saat Mudik Lebaran 2026
-
BNI Tambah Fasilitas Kredit Rp10 Triliun ke Pegadaian, Total Pembiayaan Capai Rp25,1 Triliun
-
Update Kondisi Andrie Yunus: Luka Bakar 20 Persen, Penglihatan Mata Kanan Terganggu
-
Lepas 744 Bus di Monas, Pramono Anung Sebut Peserta Mudik Gratis Naik 34 Persen