Suara.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengingatkan masyarakat untuk tidak menggunakan jasa transportasi travel gelap untuk berpergian pada masa larangan mudik.
Pasalnya, banyak kerugian dan bahaya yang akan menanti jika menggunakan travel gelap.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi mengungkapkan, dari sisi bahaya, masyarakat tidak dilindungi asuransi Jasa Raharja. Sehingga, jika terjadi kecelakaan, tidak ganti rugi dari asuransi.
"Kemudian kendaraan ini bagi penumpangnya tidak di cover jasa raharja, jadi kalau ada kecelakaan penumpangnya tidak ter-cover jasa raharja," ujar Budi dalam konferensi pers yang ditulis, Jumat (30/4/2021).
Budi melanjutkan, masyarakat juga akan merasakan kerugian jika memilih travel gelap. Sebab, masyarakat perlu mengocek kantong lebih dalam dengan harga tiket travel gelap yang melebihi transportasi darat lainnya.
Selain itu, travel gelap juga mengabaikan protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah, sehingga potensi tertular virus Covid-19 sangat tinggi.
"Tarif yang dikenakan itu jauh dibandingkan dengan angkutan umum yang ada izin. Jakarta-Surabaya -surabaya atau sekitarnya itu kami dengar kemaren itu bisa mencapai Rp 750 ribu itu kalau gunakan travel gelap," ucap dia.
Budi mengungkapkan, hingga saat ini pihaknya bersama kepolisian telah mengamankan 110 kendaraan yang terindikasi travel gelap.
"Kami dalam rapat sepakat akan lakukan penindakan tegas terhadap travel gelap, dan dua hari ini sudah ada sekitar 110 lebih kendaraan yang tertangkap sekarang di polda metro yang terindikasi travel gelap," katanya.
Baca Juga: Lakukan Penyekatan, Polisi Sita 6 Mobil Travel Gelap di Kota Tangerang
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?
-
Aksi Kamisan Yogyakarta: Soroti Kekerasan Aparat di Tual dan Penghormatan bagi John Tobing
-
KPK Tangkap Pegawai Bea Cukai Budiman Bayu, Tersangka Baru Kasus Korupsi Impor