Suara.com - Hanindhito Himawan Pramana merupakan Bupati Kediri terpilih yang menjabat sejak Februari 2021 lalu. Ia adalah putra kandung dari Sekretaris Kabinet RI, Pramono Anung. Penasaran dengan sosoknya? Simak profil Hanindhito Pramono berikut ini.
Profil Hanindhito Pramono
Hanindhito Pramono atau yang akrab disapa Mas Dhito, merupakan putra sulung Pramono Anung dan Endang Nugrahani yang lahir pada 31 Juli 1992 di Yogyakarta.
Dhito memiliki seorang saudara perempuan bernama Hanifa Fadhila Pramono. Ia sukses menjabat sebagai Bupati Kediri saat usianya baru menginjak 28 tahun.
Ternyata Hanindhito bukanlah sosok baru di dunia politik. Ia menyebut dirinya pernah maju menjadi calon legislatif pada Pemilu 2009. Namun klaimnya tersebut diragukan. Sebab, batas persyaratan menjadi anggota legislatife adalah berumur 21 tahun. Sementara saat itu beliau masih berusia 17 tahun.
Mas Dhito juga pernah menjadi anggota Tim Hukum Ahok-Djarot dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 dan kini menjabat sebagai Wakil Bendahara DPC PDIP Kabupaten Kediri periode 2020-2024. Ia mengikuti jejak sang ayah dalam dunia politik dan pemerintahan.
Riwayat Pendidikan Hanindhito Pramono
- SD Islam Al Azhar 6 Jakapermai (1998-2004)
- SMP Labschool Kebayoran (2004-2007)
- SMA Negeri 82 Jakarta (2007-2010)
- Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (2010-2017)
Perjalanan Menjadi Bupati Kediri
Dalam Pilkada Serentak 2020, Hanindhito Pramono dan Dewi Mariya Ulfa sah sebagai pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih. Dewi Mariya Ulfa merupakan Ketua Fatayat NU Kabupaten Kediri. Dalam Pilkada serentak yang diselenggarakan pada 9 Desember 2020 lalu, pasangan Hanindhito-Mariya Ulfa berhasil mengalahkan kotak kosong.
Baca Juga: Profil Daniel Mardhany, Vokalis Deadsquad yang Ditangkap karena Narkoba
Dhito yang diusung koalisi PDIP, PKB, Nasdem, Gerindra, PAN, PKS, Golkar, Demokrat, dan PPP sukses meraup 590.644 dari total 771.799 suara. Kotak kosong sebagai lawannya, memperoleh 181.155 suara dan sebanyak 32.058 suara tidak sah.
Meski tergolong milenial, suami dari Eriani Annisa tersebut memiliki jumlah kekayaan yang fantastis. Hal ini diketahui berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) sebagai syarat pencalonan sebagai bupati. Total kekayaan Mas Dhito per 21 Agustus 2020 mencapai Rp18 miliar yang terdiri dari Tanah dan bangunan, dan harta bergerak lainnya.
Itulah penjelasan mengenai profil Hanindhito Pramono, Bupati Kediri muda yang merupakan putra dari Pramono Anung.
Kontributor : Yulia Kartika Dewi
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
Terkini
-
Menag Ingatkan Perbedaan Pandangan Agama Jangan Jadi Alat Adu Domba Umat
-
PP Muhammadiyah Tegaskan Laporan Terhadap Pandji Pragiwaksono Bukan Sikap Resmi Organisasi
-
Cegah 'Superflu' Sekarang! Dinkes DKI Ajak Warga Jakarta Kembali Perketat Cuci Tangan dan Masker
-
Tangis Staf Keuangan Pecah di Sidang MK: Melawan 'Pasal Jebakan' Atasan dalam KUHP Baru
-
Tragedi Maut KLM Putri Sakinah, Nakhoda dan ABK Resmi Jadi Tersangka Tewasnya 4 WNA
-
PDIP Gelar HUT ke-53 dan Rakernas di Ancol, Tegaskan Posisi sebagai Partai Penyeimbang
-
PDIP Kecam Pelaporan Terhadap Pandji ke Polisi: Bentuk Intimidasi dan Pembungkaman Suara Rakyat
-
KPK Periksa Eks Kajari Bekasi Kasus Suap Ijon Proyek Bupati Ade Kuswara
-
MBG Kembali Digulirkan, Ini Catatan Kritis JPPI Soal Arah Pendidikan
-
Gubernur Pramono Targetkan PAM Jaya IPO di 2027 dan Layani 100 Persen Warga pada 2029