Suara.com - Kementerian Sosial memberikan bantuan bagi ahli waris keluarga korban tenggelamnya KRI Nanggala 402 diperairan Bali. Salah satunya, keluarga Letda Laut (T) Rintoni yang berada di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, mendapatkan santunan sebesar Rp 15 juta rupiah.
Selain itu, Menteri Sosial Tri Rismaharini juga menyerahkan bantuan berupa tabungan Rp 100 juta untuk anak dari Letda Laut Rintoni.
“Saya langsung menyerahkan buku tabungan senilai Rp 100 juta rupiah per anak sebagai bantuan pendukung pemenuhan kebutuhan dasar untuk anak dan bayi yang masih dalam kandungan,” ujar Menteri Sosial RI Tri Rismaharini didampingi Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Edi Suharto, Minggu (2/5/2021).
Letda Laut (T) Rintoni meninggalkan seorang istri bernama Mawar dan dua orang putri yaitu Rilin, 6 tahun yang bersekolah di TKIT dan Hilya, 16 bulan.
Saat ini, istri almarhum adalah seorang guru honorer Bahasa Inggris di salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) swasta di Jatisrono.
Berita Terkait
-
Kembali ke Surabaya, Tri Rismaharini Resmikan Jembatan Sawunggaling
-
PKH Kemensos Banyak Bantu Masyarakat, Ini yang Dirasakan Sari Sapariah
-
Keluarga Prajurit KRI Nanggala 402 Peroleh Kesempatan Kerja di Kemensos
-
Mensos Temui dan Berikan Santunan untuk Ahli Waris KRI Nanggala 402
-
Mensos Risma Kirim Psikolog ke Tiap Rumah Korban KRI Nanggala 402
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
Terkini
-
KPK Periksa Enam Pejabat Dinas PUPR Kota Madiun Terkait Korupsi Wali Kota Maidi
-
Kasus Pelecehan Guru SLB di Jogja Naik Penyidikan, Polisi Segera Panggil Terlapor
-
KPK Telusuri Pola Fee Proyek PUPR Madiun, Maidi Diduga Terima Imbalan hingga 10 Persen
-
532 Ribu Tiket Kereta Lebaran Ludes Terjual, KAI Daop 1 Ingatkan Sisa Kursi Menipis
-
Bongkar Sindikat SMS Blast e-Tilang Palsu, Bareskrim: Dikendalikan WN China
-
PDIP Soroti "Rasa Keadilan" Dunia Pendidikan: Pegawai MBG Jadi PPPK, Guru-Dosen Masih Terabaikan
-
Hantam Jalan Berlubang di Tanjung Priok, Pengendara Motor Tewas Terserempet Truk
-
YLBHI Ingatkan TNI Soal Rencana Kirim 8.000 Pasukan ke Gaza: Tanpa Mandat PBB Bisa Ilegal
-
Tragedi Tual Jadi Alarm Keras: Brimob Didorong Kembali ke 'Khitah' High-Risk, Bukan Keamanan Rutin
-
KPK Periksa 3 Saksi Kasus Dugaan Suap Diskon Pajak di Kemenkeu