Suara.com - TNI Angkatan Laut menggandeng Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), untuk membantu mengangkat Kapal Selam KRI Nanggala-402 yang tenggelam di kedalaman 838 meter di laut utara Bali sejak 21 April 2021, menggunakan Kapal Timas 1201. Berikut fakta Kapal Timas 1201.
1. Bantuan dari SKK Migas
Kapal Timas DSV 1201 merupakan bentuk dukungan dan bantuan yang diberikan oleh SKK Migas untuk mengangkat kapal selam KRI Nanggala-402 dari dalam laut. Kapal ini milik perusahaan migas bernama PT Timas Suplindo.
PT Timas Suplindo bergerak di bidang fabrikasi dan elektro peralatan mekanik kontraktor Engineering, Procurement, and Construction (EPC) khusus pengeboran migas di darat dan pantai lepas.
2. Kapal Khusus Perairan Dalam dan Dangkal
Kapal Timas 1201 didesain untuk bisa beroperasi di perairan dalam dan dangkal. Melansir dari situs resmi Timas, kapal ini menggunakan sistem pipelay yang memungkinkannya menyelami kedalaman air hingga 3.000 meter.
Berukuran 162,3 x 37,8 x16,1 meter dengan kecepatan transit 15 knot, kapal ini menggunakan crane berkapasitas 1.200 MT yang cocok untuk instalasi platform konvensional.
3. Dibuat Tahun 2010
Kapal Timas 1201 ini diproduksi pada tahun 2010 dengan teknologi terbaru yakni menggunakan sistem DP atau peralatan misi bersama dengan standar tinggi di akomodasi tempat tinggal. Arti nama 'Timas' merupakan kepanjangan dari PT Timas Suplindo, kontraktor perusahaan migas.
Baca Juga: CEK FAKTA: Benarkah Ranjau Bawah Laut di Lokasi KRI Nanggala 402 Tenggelam?
Itulah penjelasan mengenai fakta Kapal Timas 1201 yang akan evakuasi KRI Nanggala-402. Semoga informasi ini bermanfaat.
Kontributor : Lolita Valda Claudia
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
Terkini
-
PBB Dikabarkan Masukkan Israel ke Daftar Hitam Kekerasan Seksual di Zona Konflik
-
DPR Restui TNI Buru Begal Jakarta, Tapi Ingatkan Aturan Main
-
Bukan Pesantren! Padepokan Padhang Ati Pekalongan Ternyata Bodong, Pimpinannya Cabuli Banyak Wanita
-
Gus Lilur: MBG Pasti Meroket Jika Tanpa Copet
-
Geger Sekeluarga Tewas di Tenda Kamping Temanggung, UGM Konfirmasi Satu Korban Mahasiswanya
-
Aseng Tak Mungkin Main Sendiri, Eks Pimpinan KPK Minta Jaksa Kejar Pejabat Pemberi Izin
-
Aksi Kamisan ke-909 Soroti Penghilangan Paksa dan Tahanan Demonstrasi 2025
-
Saling Balas Serangan! Iran Targetkan Pangkalan Militer AS Setelah Washington Gempur Bandar Abbas
-
8 Fakta Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Pekalongan, Korban Disebut Mencapai Puluhan
-
Terkuak! Sebelum Tewas Dihantam Selebgram Woodyrman, WN Brunei Sempat Kirim VN Tantangan Berkelahi