Suara.com - Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat masih menjadi pusat perbelanjaan yang dikunjungi pada masa menjelang idul fitri setiap tahunnya. Bahkan di tahun ini, meski di tengah pandemi Covid-19, pusat grosir terbesar se-Asia Tenggara itu masih ramai pengunjung.
Pantauan Suara.com pada Selasa (4/5/2021), bagian luar Pasar Tanah Abang tampak ramai. Sepanjang jalan menuju ke blok A, B, G, dan F terlihat padat pengunjung.
Situasi tampak padat karena jarak toko yang berdempetan. Jalan untuk keluar dan masuk pengunjung juga sempit.
Kerap kali ketika berjalan, pengunjung harus berhenti karena ada orang yang sedang melakukan transaksi. Di jalurnya pun kerap berpapasan dengan sangat dekat karena tak ada ruang untuk menjaga jarak.
Namun tak ada kerumunan dalam jumlah besar yang berdiam di satu tempat. Meski ramai, pengunjung terus berjalan meski tersendat.
Mengenai protokol kesehatan, beberapa orang tampak tak mengenakan masker hingga merokok di hadapan umum. Namun mayoritas tetap mengenakan penyaring udara itu.
Untuk jaga jarak sulit untuk dilakukan karena tak ada ruang, apa lagi sampai 1 meter. Di bagian jalan sudah berdesakan antara pengunjung, karyawan, dan pembeli.
Kendati demikian, kepadatan hanya terjadi di bagian luar blok pasar. Di bagian dalam, situasi tampak lebih lengang. Masih banyak ruang-ruang kosong yang terlihat meski pelanggan cukup ramai. Kondisi ini berbeda dengan yang terjadi pada akhir pekan lalu.
Pedagang jaket bernama Fadli (27) mengatakan situasi di bagian dalam pasar memang lebih sepi ketika hari biasa.
Baca Juga: Ustadz Solmed Jatuh Miskin Selama Pandemi, Jual Barang Buat Sambung Hidup
"Kalau di dalam mah sepi hari biasa mah. Kalau Sabtu-Minggu baru ramean," katanya.
Menurutnya, kondisi ini tak ada bedanya dengan sebelum ada pembatasan pengunjung. Apalagi di bagian dalam pasar lebih teratur karena ditentukan tiap lantai jenis dagangannya.
"Kan di sini (lantai 1) misalnya jaket, jeans gitu. Kalau lantai 2 baju muslim. Lebih teratur ya," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Mudik Aman dan Nyaman, BPJS Kesehatan Sediakan Layanan Gratis Bagi Pemudik
-
Siti Maimunah: Perlawanan Perempuan di Lingkar Tambang Adalah Politik Penyelamatan Ruang Hidup
-
Jusuf Kalla Ingatkan Dampak Perang Iran-Israel, Subsidi Energi dan Rupiah Terancam
-
Singgung KUHAP Lama, Kejagung Buka Peluang Kasasi atas Vonis Bebas Delpedro Cs
-
Selama Ramadan, Satpol PP DKI Temukan 27 Tempat Hiburan Malam Langgar Jam Operasional
-
Komnas HAM: Teror Air Keras ke Andrie Yunus Serangan terhadap HAM