Suara.com - Sebuah pesawat kargo militer Jerman terbang ke India membawa unit produksi oksigen untuk membantu rumah sakit yang kewalahan menangani pasien Covid-19.
Menyadur Channel News Asia, Rabu (5/5/2021) pesawat kargo Jerman tersebut akan singgah di Abu Dhabi dan diharapkan tiba di India pada Kamis (6/5).
"Kami bangga berkontribusi secara signifikan dengan pengangkutan udara kami dalam perang global melawan virus corona," kata Letnan Jenderal Angkatan Udara Jerman Ingo Gerhartz kepada kantor berita Jerman, Rabu.
"Transportasi udara adalah rutinitas bagi kami, tetapi kami semua tahu bahwa perang melawan pandemi ini adalah tentang kehidupan manusia dan bahwa setiap kehidupan berarti." sambungnya.
Sebelumnya Jerman sudah mengirim satu tim beranggotakan 13 orang ke India untuk melatih Palang Merah di India tentang cara menggunakan unit oksigen selama dua minggu.
Pesawat kargo kedua diperkirakan akan meninggalkan pangkalan udara Wunstorf pada hari Kamis.
Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan pada hari Rabu bahwa India menyumbang hampir setengah dari kasus Covid-19 yang dilaporkan di seluruh dunia minggu lalu.
Kasus kematian akibat Covid-19 di India mencatatkan 3.780 kasus selama 24 jam terakhir.
Infeksi harian di negara itu naik 382.315 pada hari Rabu, data kementerian kesehatan menunjukkan, dan menjadi hari ke-14 berturut-turut dengan lebih dari 300.000 kasus.
Baca Juga: Kasus Covid-19 Meningkat di Gunung Everest, Semuanya Berasal dari Pendaki
Gelombang Covid-19 mematikan kedua di India menyebabkan rumah sakit kehabisan tempat tidur dan oksigen serta membuat krematorium kewalahan.
Banyak kasus orang meninggal di ambulans dan tempat parkir mobil karena terlalu lama menunggu untuk mendapatkan tempat perawatan dan oksigen.
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Hanya Jawab Singkat, Begini Respons Kapolri Usai Dikritik Mahfud MD Soal Kasus Febrie
-
Siap Diresmikan Prabowo, LRT Jakarta Rute Manggarai Beroperasi Agustus 2026!
-
Kelanjutan Nasib JPO Tendean: Dibongkar Usai Rusak Parah, Ganti Rugi Miliaran Rupiah Masih Gelap
-
Masih Ada yang Belum Terjerat! KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Pihak Don Ritto Klaim Uang Sitaan di Cafe de'Clan untuk Bangun Pelabuhan, Bukan Terkait Korupsi
-
Sering Picu Demo, 10 Undang-Undang Ini Tengah Dievaluasi oleh Kementerian HAM
-
Buntut Kasus Eks Jampidsus Febrie, Analis Desak Kapolri hingga Menhan Mundur Berjamaah
-
Bukan Candaan! Iseng Teror Bom Sekolah Saat MPLS, MY Terancam 20 Tahun Penjara
-
KPK Dalami Fakta Sidang soal Dugaan Aliran Uang Rp100 Juta ke Gus Miftah
-
Pembunuh Driver Ojol di Tangerang Ditangkap! Korban Ditusuk Saat Tidur di Basecamp