Suara.com - Beredar video seorang anggota TNI diintimidasi oleh sejumlah orang yang diduga debt collector saat berada di dalam sebuah mobil.
Dalam video yang viral itu disebutkan, tentara yang bernama Serda Nurhadi hendak membantu sang pemilik mobil yang sedang sakit.
Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Guruh Arif Darmawan membenarkan peristiwa tersebut. Lokasinya berada di Gerbang Tol Kebun Bawang, Jakarta Utara. Guruh menyebut, kejadian itu sedang ditangani pihaknya.
"Benar, sudah ditangani Polres Metro Jakarta Utara," kata Guruh saat dikonfirmasi Suara.com, Minggu (9/5/2021).
Hanya saja, Guruh belum membeberkan secara detail peristiwa itu. Namun diketahui sudah ada pelaporan ke pihak Polres Metro Jakarta Utara.
Sebelumnya berdasarkan video yang diunggah akun Instagram @jurnalis169 tampak seorang anggota TNI dihadang sejumlah oleh yang diduga debt colector.
Terlihat dalam video, sejumlah orang yang diduga debt colector itu berusaha mengambil alih mobil. Terdengar salah satu dari mereka mengatakan bahwa kendaraan disita leasing.
"Keluar, keluar. Mobil ini ditarik leasing," ujar salah satu dari mereka berteriak.
Mendengar itu Serda Nurhadi yang disebut sebagai anggota TNI Kodim Jakarta Utara menjawab, "Saya enggak ada urusan sama leasing. Sebentar ya saya mau antar bapaknya dulu yang terkena serangan jantung. Ini harus dibawa ke rumah sakit dulu," ujarnya.
Baca Juga: Anggota TNI Bawa Warga Sakit Diserbu Debt Collector, Dituduh Larikan Mobil
Dalam keterangan video dituliskan, Serda Nurhadi hendak membantu pemilik mobil yang terkena serangan jantung.
"Dugaan sementara Serda Nurhadi sedang berusaha menolong warga yang tak lain adalah pemilik tersebut. Serda Nurhadi tidak tahu jika kendaraan yang disopirinya bermasalah dengan leasing," tulis akun jurnalis169.
Berita Terkait
-
Anggota TNI Bawa Warga Sakit Diserbu Debt Collector, Dituduh Larikan Mobil
-
Akting Jadi Anak Kos Ambil Laundry, Pemudik Kelabuhi Polisi dan Bisa Pulkam
-
Pramugari KA Bantu Penumpang Tunanetra saat Makan, Balasannya Bikin Haru
-
Kerja di Bawah Guyuran Hujan, Aksi Bapak-Ibu Tukang Ban Sentuh Hati Publik
-
Terjaring Penyekatan Mudik, Rombongan Jemaah Tanpa Masker Berdoa di Jalan
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal
-
Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla
-
Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman
-
Sinyal Hijau Membawa Petaka? Menelusuri Penyebab Tabrakan Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur
-
Mangkir Dua Kali, Polisi Bakal Jemput Paksa Terduga Pelaku Pemerkosa Siswi SLB Kalideres
-
'Kami Diperlakukan Seperti Hewan!' Kesaksian Relawan Indonesia yang Ditawan Militer Israel
-
Duduk Perkara Kakek Mujiran Dipenjara Gegara Laporan PTPN I, BP BUMN Bereaksi
-
Soroti Rentetan Kasus Kekerasan, Lukman Hakim Saifuddin: Kondisi Saat Ini Sangat Mencemaskan
-
Listrik Sumatra Utara Sudah Pulih 100 Persen, PLN Minta Warga Waspada Hoaks
-
Penuh Haru! 9 WNI Korban Penyekapan Israel Akhirnya Tiba di Indonesia