Suara.com - Liga Arab akan mengadakan pertemuan darurat pada Senin (10/5) membahas bentrokan yang terjadi di kompleks masjid Al Aqsa atas permintaan Palestina.
Menyadur Al Arabiya, Senin (10/5/2021) pertemuan darurat tersebut dipimpin oleh Qatar dan datang atas permintaan Negara Palestina.
Duta Besar Hossam Zaki, asisten sekretaris jenderal Dewan Negara Arab mengatakan pertemuan itu akan membahas kejahatan Israel di kota suci Yerusalem yang diduduki, dengan fokus khusus pada serangan terhadap jemaah di dalam masjid Al Aqsa.
"Pertemuan tersebut juga akan membahas upaya untuk mengosongkan kota suci penduduknya dan menggusur warganya," jelas Hossam Zaki.
Toppik tersebut diambil menyusul adanya ancaman pengusiran paksa terhadap empat keluarga Palestina dari Sheikh Jarrah di Yerusalem Timur.
Lebih dari 200 orang terluka ketika polisi anti huru hara Israel menyerbu kompleks masjid Al-Aqsa pada Jumat malam waktu setempat.
Polisi Israel menembakkan gas air mata dan peluru berlapis karet ke jemaah yang berkumpul di hari-hari terakhir bulan suci Ramadhan.
Puluhan polisi anti huru hara Israel memasuki kompleks Al-Aqsa, juga dikenal sebagai Temple Mount, pada Jumat malam ketika jemaah Muslim mengadakan shalat Tarawih.
Bentrokan itu terjadi ketika ketegangan meningkat karena pembatasan Israel atas akses ke beberapa bagian Kota Tua selama Ramadan dan ancaman penggusuran yang menimpa empat keluarga Palestina di Yerusalem timur yang diduduki untuk memberi jalan bagi pemukim Israel.
Baca Juga: Bentrok Antara Polisi Israel dengan Warga Palestina Kembali Terjadi
Perserikatan Bangsa-Bangsa merilis pernyataan yang mengutuk penggusuran paksa tersebut.
"Penggusuran, jika diperintahkan dan dilaksanakan, akan melanggar kewajiban Israel di bawah hukum internasional," bunyi pernyataan itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
Terkini
-
Rachmat Gobel Wafat Tanpa Riwayat Penyakit, Putra: Kembali dalam Kondisi Paling Ideal
-
Prabowo: Jangan Lawan Kehendak Rakyat dengan Membiarkan Korupsi
-
JK di Pemakaman Rachmat Gobel: Kita Kehilangan Sosok yang Paham Masalah Bangsa
-
Hakim Ungkap Rincian Suap Rp91,77 Miliar Blueray Cargo ke Pejabat Bea Cukai
-
Tepis Isu Perang Institusi, Komjak: Rumah Jampidsus Digeledah Bukan Sinyal Konflik Jaksa dan Polri
-
Siasat Sembunyikan Aset? KPK Duga Rumah Mewah Jampidsus Febrie Adriansyah di Sentul Gunakan Nominee
-
KPK Siap Supervisi Kasus Jampidsus Febrie: Tak Ada Kata Tidak Siap!
-
Panas Lembap Kian Berbahaya akibat Perubahan Iklim, Mengapa Tubuh Semakin Sulit Beradaptasi?
-
KPK Bakal Kuliti LHKPN Jampidsus Febrie Adriansyah Buntut Rumah Mewah di Sentul
-
'Hukum Jangan Berdasar Pesanan!' Prabowo Diminta Turun Tangan Evaluasi dan Berish-bersih Kejagung