Suara.com - Mantan Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ustaz Tengku Zulkarnain meninggal dunia hari ini Senin, 10 Mei 2021. Selain dikenal dengan kontroversinya, profil Tengku Zulkarnain pun menarik diketahui.
Ustaz yang banyak menimbulkan kontroversi dengan pendapat dan argumennya ini dinyatakan meninggal dunia setelah sebelumnya dikabarkan positif Covid-19. Untuk mengenang sosok beliau, berikut profil Tengku Zulkarnain yang dihimpun Suara.com.
Lahir pada 14 Agustus 1963 lalu, Tengku Zulkarnain meninggal pada usia 57 tahun. Ayah Ustaz Tengku Zulkarnain bernama Tengku Rafiuddin Sahudin.
Orang tuanya masih memiliki darah keturunan Kesultanan Serdang. Sedangkan ibunya, bernama Anisah Usy, seorang anak dari seorang tokoh agama di Riau. Sehingga Tengku Zulkarnain memiliki latar belakang keluarga bangsawan.
Beliau telah menikah dan dikaruniai dua orang putri. Meski begitu, Tengku Zul jarang memperlihatkan identitas istri dan kedua putrinya.
Riwayat Pendidikan Tengku Zulkarnain
Tengku Zulkarnain merupakan lulusan program S1 di Universitas Sumatera Utara, jurusan Sastra Inggris. Memiliki darah Melayu Deli, Tengku Zulkarnain kemudian memperdalam ilmu fiqih dari Syaikh Dahlan Musa dan Syaikh Azro’i Abdul Rauf.
Tengku Zulkarnain sendiri tak hanya dikenal karena banyak pendapat kontroversial yang dilontarkan semasa ia hidup. Namun juga dikenal sebagai Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia pada periode 2015 hingga 2020 lalu.
Baca Juga: 8 Pernyataan Kontroversial Tengku Zul, Pernah Kritik Batik untuk Salat
Selain aktif di MUI, Tengku Zulkarnain juga merupakan Ketua Majelis Fatwa untuk PP Mathla’ul Anwar. PP Mathla’ul Anwar sendiri merupakan organisasi yang berfokus pada pengembangan pendidikan Islam di Indonesia.
Berikut perjalanan karier Ustaz Tengku Zulkarnain:
- Dosen Sastra Inggris di Universitas Sumatera Utara tahun 1987
- Dirut LP3I
- Direktur Keuangan PT.Griya Kerta Leksana
- Direktur HRD PT. Trihamas Finance Syariah.
- Penasehat Al-Hakim Menteng
- Imam Besar Masjid An-Nur Buaran Indah
- Anggota Komisi Dakwah MUI Pusat
- Wakil Ketua Dewan Fatwa Mathla'ul Anwar
- Ketua Majelis Fatwa untuk PP Mathla'ul Anwar
Pada tahun 2017 lalu, ia sempat menimbulkan kontroversi dan berujung mengalami penolakan ketika berkunjung ke wilayah Kalimantan oleh masyarakat Dayak Sintang.
Selanjutnya pada tahun 2019, ia kembali membuat kegaduhan dengan menyebut calon ibu kota baru memiliki lokasi yang tegak lurus dengan Beijing, dan mengatakan bahwa lokasi ini sangat rawan terkena rudal.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Sekjen Kemendagri Minta Pemda Atasi Kenaikan Harga Komoditas Cabai Merah
-
Penjelasan Resmi Dukcapil Soal Gaduh Larangan Serahkan KTP Saat Check-in Hotel
-
Gudang di Kalideres Meledak Beruntun, Diduga Dipenuhi Bahan Kimia dan Gas
-
BGN Wajibkan SPPG Tambah Penerima Manfaat 3B dalam 14 Hari atau Operasional Dihentikan
-
Bareskrim Sikat Jaringan Judi Online Internasional, DPR: Indonesia Tak Boleh Jadi Surganya Bandar
-
Donald Trump Sebut Proposal Damai Iran Sampah, Ancaman Perang Besar Menanti
-
Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah
-
DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square
-
Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek
-
Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta