- Bareskrim Polri berhasil membongkar sindikat judi online internasional yang melibatkan ratusan warga negara asing di Jakarta Barat.
- Rudianto Lallo mengapresiasi penindakan tersebut sebagai langkah serius dalam memberantas ancaman kejahatan siber yang merusak stabilitas ekonomi.
- DPR mendesak kepolisian mengusut tuntas aktor intelektual serta memperkuat koordinasi internasional untuk memberantas mafia judi hingga ke akar.
Suara.com - Anggota Komisi III DPR RI, Rudianto Lallo, mengapresiasi langkah tegas Bareskrim Polri yang berhasil membongkar sindikat judi online (judol) internasional di Jakarta Barat.
Pengungkapan jaringan besar ini dinilai sebagai bukti nyata keseriusan aparat kepolisian dalam memerangi kejahatan siber lintas negara yang kian terorganisir.
Ia menekankan bahwa praktik judi online saat ini telah bertransformasi menjadi ancaman serius yang merusak stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat secara luas.
"Saya mengapresiasi kerja cepat dan terukur dari Bareskrim Polri. Ini bukan perkara kecil. Judi online sekarang sudah menjadi kejahatan transnasional yang merusak masyarakat dari bawah sampai atas. Negara tidak boleh kalah dengan bandar judi,” kata Rudianto kepada wartawan, Senin (11/5/2026).
Politikus Partai NasDem tersebut menegaskan bahwa Indonesia tidak boleh memberikan ruang sedikit pun bagi sindikat internasional untuk beroperasi.
Ia mendesak kepolisian untuk melakukan pengusutan tuntas, termasuk mengejar para aktor intelektual dan pihak-pihak yang memberikan perlindungan di balik layar.
“Kalau ada yang mencoba menjadikan Indonesia sebagai surga judi online, aparat harus sapu bersih. Bongkar sampai ke akar-akarnya. Jangan berhenti di operator lapangan saja. Kejar bandar, aliran uangnya, termasuk siapa yang bermain di belakang layar,” tegasnya.
Legislator asal Dapil Sulawesi Selatan I ini juga menyoroti dampak destruktif judi online yang menyasar masyarakat menengah ke bawah hingga generasi muda.
Menurutnya, banyak keluarga yang hancur akibat jeratan candu judi online yang berujung pada kemiskinan dan kriminalitas.
Baca Juga: Pemodal Masih Diburu! Bareskrim Pastikan 275 WNA Kasus Judol Hayam Wuruk Disidang di Indonesia
"Korban judi online ini nyata. Banyak masyarakat kecil kehilangan penghasilan, rumah tangga hancur, anak muda rusak masa depannya. Karena itu saya selalu katakan, perang terhadap judi online harus menjadi gerakan bersama dan tidak boleh setengah-setengah,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia mendorong Polri untuk terus memperkuat koordinasi lintas lembaga dan kerja sama internasional guna menutup celah operasional jaringan judi lintas negara. Ia berharap konsistensi penegakan hukum tetap dijaga agar ekosistem judi online tidak kembali tumbuh.
"Saya percaya Polri serius. Tinggal sekarang konsistensi penindakannya harus dijaga. Jangan beri ruang sedikit pun kepada mafia judi online untuk tumbuh di negara ini,” pungkasnya.
Sebelumnya, Bareskrim Polri dilaporkan telah mengamankan ratusan orang yang diduga terlibat dalam operasional judi online internasional. Dalam penggerebekan tersebut, aparat menyita barang bukti berupa perangkat komputer, ponsel, dokumen, hingga paspor milik para pelaku yang mayoritas merupakan warga negara asing (WNA).
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Relokasi Dua Pabrik Jepang ke Vietnam Ditunda, Ancaman PHK Massal Ribuan Buruh Mereda
-
Menkum: Pakai Karya Jurnalistik untuk Tujuan Komersil Wajib Bayar Royalti ke Pemegang Hak Cipta!
-
Prabowo Keceplosan 'Ndasmu' Lagi, Niatnya Guyon Tapi Kena Sindir Pakar Komunikasi
-
Motor Listrik Korupsi BGN untuk Guru Honorer: Solusi Cerdas atau Masalah Baru?
-
Venezuela Mirip Zona Perang, Kisah Orianna Cari Ayahnya di Reruntuhan Gedung
-
Daftar 11 Rusun yang akan Dibangun Jakarta pada 2027, Ada di Mana Saja?
-
Heboh Dugaan Uang Rp20 Juta untuk Alihkan Demo Mahasiswa, DPR: Jangan Beli Idealisme!
-
Prabowo Kantongi Data Pendana Demo, KSP Dudung Pastikan akan Ada Langkah Hukum
-
Energi Bersih Jadi Kunci Tingkatkan Nilai Ekonomi Masyarakat Pesisir
-
MBG 'Caplok' 29 Persen Dana Pendidikan, BEM UI Adukan Nasib Kampus ke MK: Listrik Sering Padam!