Suara.com - Sepanjang tidak menyalahi aturan protokol kesehatan, Taman Margasatwa Ragunan tetap akan beroperasi.
Sejauh ini, tempat wisata yang berlokasi di Kelurahan Ragunan, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan itu masih diklaim aman dan tetap mengedepankan protokol kesehatan covid-19.
"Masalah penutupan akan dievakuasi bersama. Ditutup apa tidak, kalau melanggar prokes ya bisa jadi ditutup. Ragunan sejauh ini masih aman. Kalau melanggar prokes, kami harap tidak ada masalah," kata kata Staf Pelayanan Informasi dan Kehumasan Ragunan, Wahyudi Bambang kepada wartawan, Sabtu (15/5/2021).
Bambang menambahkan, sejauh ini Taman Margasatwa Ragunan masih mengikuti ketentuan yang telah diterbitkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Untuk itu, dia berharap agar masalah protokol kesehatan di Taman Margasatwa Ragunan bisa tetap berjalan hingga masa libur lebaran selesai.
"Sejauh ini kami sangat mematuhi ketentuan dari Pemprov DKI. Mudah-mudahan kami pertahankan terus sampai nanti, sampai masa libur lebaran selesai," sambungnya.
Selama dua hari beroperasi selama hari libur lebaran, Bambang mengamati jika para pengunjung tetap mengedepankan masalah protokol kesehatan.
Karenanya, Bambang menyebut jika kondisi di Taman Margasatwa Ragunan terbilang kondusif.
"Sejauh ini tim internal kami, tim pengamat kami kondusif, banyak kepatuhan dari pengunjung," beber dia.
Baca Juga: Hingga Siang, 17 Ribu Lebih Pengunjung ke Taman Margasatwa Ragunan
Merujuk pada Sabtu hingga pukul 14.00 WIB, total sudah ada 17.197 pengunjung yang datang. Untuk diketahui, Taman Margasatwa Ragunan hanya beroperasi hingga pukul 14.00 WIB.
"Sampai pukul 14.00 WIB, ada 17.197 pengunjung," kata Bambang.
Sebelumnya, jumlah pengunjung yang datang ke Taman Margasatwa Ragunan pada hari ini lebih banyak dibandingkan hari kemarin. Menurut data hingga pukul 09.00 WIB pagi tadi, total sudah ada 8.600 pengunjung yang datang.
Tadi per-pukul 9.30 WIB ini di angka 8.600. Jadi tetap kami akan close di angka yang sudah mendaftarkan online," ungkap Kepala Unit Pengelola Taman Margasatwa Ragunan Endah Rumiyati.
Endah mengatakan, sejauh ini pendaftaran online di Taman Margasatwa Ragunan sudah berada di angka 27.502 pengunjung. Untuk itu, pembatasan pengunjung akan tetap dilakukan merujuk pada ketentuan yang ada.
Endah melanjutkan, pihaknya sudah melakukan antisipasi dengan cara melakukan rekayasa lalu lintas.
Berita Terkait
-
Hingga Siang, 17 Ribu Lebih Pengunjung ke Taman Margasatwa Ragunan
-
Libur Lebaran di Mal Kota Kasablanka, Pengunjung Ramai di Food Court
-
Terjebak Antrean 2 Kilometer, Pengunjung TMII: Kecewa Jauh-jauh Datang
-
Pengunjung Membeludak, Taman Impian Jaya Ancol Akhirnya Dibuka Terbatas
-
Ribuan Orang Padati Tempat Wisata Ragunan di Hari Ketiga Lebaran
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar