Suara.com - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri akan meresmikan patung Bung Karno di depan kantor Lembaga Ketahanan Nasional, Jakarta, hari ini.
Peresmian dalam rangkaian peringatan hari lahir ke-56 tahun lembaga yang dirintis Presiden pertama RI Soekarno pada tanggal 20 Mei 1965.
"Megawati Soekarnoputri siang ini akan hadir secara langsung di Lemhanas untuk menandatangani prasasti dan meresmikan patung Bung Karno sekaligus bertepatan dengan HUT Ke-56 Lemhanas," kata Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dalam siaran pers.
Hasto menjelaskan Megawati akan didampingi Gubernur Lemhanas Agus Widjojo dan Ketua DPR Puan Maharani pada saat momen peresmian patung di halaman depan gedung Lemhanas.
Hasto mengatakan bahwa Lemhannas tidak asing bagi Megawati. Putri Bung Karno memberi perhatian pada Lemhanas dengan beberapa kali menghadiri kegiatan di lembaga yang berlokasi di dekat Monas.
"Keberadaan Lemhanas penting dan strategis guna menggembleng para calon pemimpin bangsa. Mereka harus dibekali dengan ilmu geopolitik agar memahami cara pandang bangsa Indonesia terhadap dunia, dan memperjuangkan kepentingan nasional bangsa berdasarkan konstelasi geopolitik antarbangsa," kata Hasto.
Megawati berpesan, kata Hasto, saat melihat patung Bung Karno, diharapkan akan ingat pada ide, gagasan, pemikiran, cita-cita, dan pengabdian Bung Karno kepada bangsa Indonesia.
"Serta menginspirasi kita sebagai generasi penerus untuk terus berjuang demi Indonesia Raya," kata Hasto.
Hasto, yang akan hadir mendampingi Megawati pada acara tersebut, menambahkan bahwa Megawati berharap Lemhanas dapat mewujudkan diri sebagai lembaga yang berkualitas, kredibel, dan berkelas dunia dalam bidang ketahanan nasional.
Agus Widjojo mengatakan Soekarno mendirikan Lemhannas pada tahun 1965 di tengah polarisasi dunia yang berdampak pada kehidupan nasional yang penuh ketidakstabilan.
"Presiden pertama Indonesia Ir. Soekarno berhasil mendirikan suatu lembaga pendidikan tinggi pertahanan untuk membentuk dan mengembangkan tenaga-tenaga pembina, baik sipil maupun militer, pada tingkat politik strategi pertahanan nasional," kata Agus.
Agus Widjojo menekankan penting dan strategisnya keberadaan Lemhanas hingga saat ini.
Keseluruhan acara dilakukan dengan protokol kesehatan pencegahan COVID-19. Agenda peresmian patung Bung Karno ini bisa disaksikan melalui kanal YouTube Lemhanas.
Berita Terkait
-
Bukan Sekadar Seremonial, Ini Alasan PDIP Wajibkan Lagu Bung Karno Bapak Marhaenisme
-
Sambil Terisak, Megawati Tegaskan Indonesia Haramkan Hubungan Diplomatik dengan Israel
-
Pemberangkatan Haji 2026 Tuntas, Lebih dari 138 Ribu Jamaah Terbang ke Tanah Suci
-
Ace Hasan: Pemerintah Akan Tempuh Jalur Diplomatik untuk Bebaskan Jurnalis RI yang Ditahan Israel
-
Prabowo di Nganjuk: Bung Karno Milik Seluruh Bangsa, Bukan Milik Satu Partai Saja
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
-
HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas
-
Pacu Iklim Kompetisi Daerah, Kemendagri Gelar Apresiasi Pemda 2026 Regional Sulawesi
-
Bukan Melalui Kekerasan, Militerisasi Masuk ke Ranah Sipil Lewat Jalur Administratif Halus
-
Saiful Mujani: Pemilu Cacat Bikin Legitimasi Negara Runtuh, Serukan Boikot Jika Curang
-
Masalah Krusial di Mina Terkuak, Jemaah Haji Tak Makan 9 Jam hingga Tenda Melebihi Kapasitas
-
Bukan Sekadar Seremonial, Ini Alasan PDIP Wajibkan Lagu Bung Karno Bapak Marhaenisme