Suara.com - Ninja Xpress merupakan perusahaan pengiriman barang yang membuka layanan di berbagai negara termasuk Indonesia.
Diluncurkan pada 2014 silam, Ninja Xpress menawarkan solusi logistik di Asia Tenggara. Layanan Ninja Xpress dibuka di Indonesia, Filipina, Singapura, Vietnam, Thailand, dan Malaysia.
Para pelanggan dapat melakukan cek resi Ninja Xpress melalui sistem online. Caranya pun cukup mudah. Berikut cara cek resi Ninja Xpress.
- Buka website https://www.ninjaxpress.co/id-id
- Masukkan Tracking id
- Klik tombol lacak
Demikian cara cek resi Ninja Xpress. Pelacakan barang akan memuat lokasi barang dan proses yang sedang dilalui barang tersebut sebelum sampai ke tujuan.
Dilansir dari situs resmi Ninja Xpress, fasilitas pelayanan di perusahaan tersebut dibagi dalam tiga kategori, yakni pengiriman dari penjual online, usaha kecil menengah, dan perusahaan.
Masing-masing fasilitas pelayanan memiliki skema yang berbeda. Pada pelayanan kategori penjual online, biaya pengiriman dibuat flat-rate, pelanggan juga dapat mengambil paketnya di ninja point manapun.
Sedangkan untuk jenis usaha kecil menengah Ninja Xpress menawarkan fasilitas jemput paket sesuai permintaan kapanpun waktunya. Pelanggan juga bisa melakukan pembayaran di tempat atau COD.
Terakhir, pada jenis layanan perusahaan, Ninja Xpress menawarkan tingkat keuntungan dengan layanan omnichannel dan solusi langsung ke konsumen. Ada juga layanan diskon untuk pengiriman dalam jumlah besar.
Di samping itu, Ninja Xpress menawarkan berbagai opsi pengiriman, seperti pengiriman di hari yang sama, hari berikutnya, express, dan standar.
Baca Juga: Cara Kirim Parcel ke Luar Kota via Grab Express, Bisa Diambil di Rumah
Pelanggan bisa menyesuaikan titik drop off point pengambilan barang. Tren global juga mendorong Ninja Xpress untuk menyediakan jasa pengiriman ke semua negara di Asia Tenggara.
Jika Anda sebagai pelanggan memiliki keluhan atau pertanyaan, segera hubungi Ninja Xpress di website resmi atau media sosial.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius