Suara.com - Seorang kakek berusia 82 tahun di Austria mengalami kesalahan teknis paling menyakitkan dalam hidupnya. Ia mendapati kaki kanan yang diamputasi, padahal selama ini keluhan kesehatannya ada pada kaki kiri.
Menyadur Euro News Minggu (23/05) pria itu seharusnya mengangkat kaki kirinya pada hari Selasa, di klinik Freistadt. Tapi sesaat sebelum operasi, tim medis menandai anggota tubuh yang salah.
Fatalnya, kesalahan ini baru disadari saat penggantian perban pada hari Kamis. Klinik yang terletak di dekat perbatasan Ceko itu menggambarkannya sebagai "kesalahan pengobatan tragis" dan meminta maaf secara terbuka.
Perusahaan induk kesehatan Austria Hulu telah meluncurkan penyelidikan atas kesalahan tersebut, bersama dengan kantor kejaksaan umum di negara itu.
Menurut perusahaan, pasien tersebut menderita banyak penyakit yang mempengaruhi kakinya, salah satunya sangat parah sehingga harus diamputasi.
Sayangnya, karena serangkaian keadaan yang tidak menguntungkan, kesalahan itu terjadi, jelas siaran pers.
"Kami meyakinkan Anda bahwa kami melakukan yang terbaik untuk klarifikasi kasus ini dan meninjau serta mempertanyakan semua prosedur internal".
Pasien dan kerabatnya telah ditawari bantuan psikologis, perusahaan menambahkan. Pria tua itu juga masih harus mengangkat kaki keduanya untuk prosedur operasi awal.
Baca Juga: Hits: Malpraktik Salah Amputasi Hingga Stroke Iskemik
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
Terkini
-
Kejagung Bantah Febrie Adriansyah Umrah Usai Tersangka: Sudah Dicekal, Masih di Indonesia
-
KPK Masih Buka Peluang Supervisi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Siap Pantau
-
Ngeri! Sebelum Dibakar, Santri di Lombok Diduga Sering Disiksa Anak Pemilik Ponpes
-
Habiburokhman Jawab Kritik Mahfud MD: Kasus Febrie Diserahkan ke Kejagung Demi Redam Friksi
-
MPLS Sekolah Rakyat Digelar Empat Gelombang, Gus Ipul: Tiap Titik harus Aman dan Nyaman
-
Skandal Rp34,6 T Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Bakal Tuntas atau Mandek di Kejagung?
-
Kasus Febrie Diserahkan ke Kejagung Jadi Sorotan, DPR: Kita Pantau Lewat Panja, Disupervisi KPK
-
PERADI Profesional Ingatkan DPR, RUU HPI Harus Jaga Kedaulatan Nasional di Tengah Arus Global
-
KPK Pantau Kasus Febrie Adriansyah, Yakin Kejagung Profesional Usut Eks Jampidsus
-
Geger Eks Napiter Ledakkan Lapak di Tasik, Pengamat Bongkar Celah Pengawasan yang Bolong