Suara.com - Sebanyak 1.000 dosis vaksin Covid-19 nyaris dibuang di Kirgistan. Peristiwa tersebut diakibatkan oleh hal yang cukup konyol, yakni lantaran kabelnya dicabut untuk mengisi daya ponsel.
Menyadur AFP pada Jumat (21/5/2021), insiden tersebut terjadi di klinik ibu kota Bishkek, Kirgistan, bulan April 2021 lalu.
Adapun vaksin virus corona tersebut merupakan bagian dari paket sumbangan 20 ribu dosis Sputnik V dari Rusia.
Dikonfirmasi oleh Burul Asylbekova selaku petugas di Layanan Sanitasi dan Epidemiologi Pusat Negara, ribuan vaksin tersebut harus dibuang lantaran lemari es yang dipakai sebagai penyimpanan mati.
Dicurigai oleh Menteri Kesehatan Alimkadyr Beishenalivey, pelaku merupakan petugas kebersihan yang kala itu tengah berjaga.
Diduga, petugas kebersihan tak mengetahui bahwa colokan tersebut menghidupkan kulkas penyimpanan vaksin.
Kini, insiden tersebut viral, berujung pada desakan publik yang meminta Beishenaliyev untuk mundur.
Sementara itu, di Kirgistan sendiri, jumlah kasus sudah menyentuh angka 101.878 dan angka kematian mencapai 1.735 sejak awal pandemi.
Dilaporkan oleh AFP, pekan lalu otoritas kesehatan negara dengan jumlah penduduk mencapai 6,5 juta orang itu menyebut sudah lebih dari 50 ribu orang telah divaksinasi, minimal satu dosis vaksin Covid-19.
Baca Juga: Viral Mobil Berplat Nomor Jokowi Seliweran di Selandia Baru
Berita Terkait
-
Viral Mobil Berplat Nomor Jokowi Seliweran di Selandia Baru
-
Viral Penampakan 'Kolor Ijo' Satroni Rumah Warga di Langkat
-
Tak Pakai Masker, Pria Ini Dirazia 'Pocong', Ekspresi Jadi Bulan-bulanan
-
Kocak! Pengantin Pria Tersisih, Wanita Ini Ajak Jungkook BTS ke Kondangan
-
Eks Kadinkes Sumut-Plt Diperiksa Terkait Vaksin Ilegal, Ini Kata Polisi
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu
-
Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir
-
Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?
-
Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat
-
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan